Panen Tomat di Laborat Ekologi Tani Binnur

www.serikatpetanirembang.com - Alkhamdulillah sudah panen beberapa kali, ungkap Bahaudin dengan gembira. Setiap sore panen, paginya langsung bawa ke Pasar Sulang dan terima uang 7.500/kg.

Share:

LABORAT EKOLOGI TANI BINNUR SULANG

Diskusi ringan dan santai

www.serikatpetanirembang.com - Sore tadi, beberapa pemuda tani dari sebagian wilayah di Rembang kunjungi laboratorium tani ternak Binnur di Sulang Kulon. Masing-masing mereka tergabung SPI Rembang dalam group WA Rembug Petani Rembang.

Mereka terlihat hangat dan asyik sambil melakukan beberapa kegiatan. Ada yang turut menyiram bedengan, kocor benih, siram tanaman, petik buah tomat sambil diskusi ringan dan sharing ilmu pengalaman.
Kegiatan di Laborat Ekologi Tani Binnur

Lahan ini, merupakan tempat untuk cangkruan bareng dan berkegiatan bersama terkhusus untuk santri/santriwati atau murid MA Binnur yang ingin belajar sekaligus praktik dalam budidaya tanaman. Sekarang ada, beberapa tanaman cabbai, tomat, kenikir, kemangi, kacang panjang, mangga dan masih ada beberapa jenis tanaman, tutur Azhim yang kebetulan sebagai Pembina Laborat dan Kepala MA Binnur Sulang.
Azhim memberi pengertian kepada Santri

MA Binnur, merupakan salah satu sekolah unique yang sangat komit kepada peningkatan skill anak didik baik itu ilmu agama, bahasa arab, kewirausahaan, terlebih dalam bidang pertanian. Saya sebut sekolah unique, karena kebijakan Sekolah yang menggratiskan untuk anak didik. Kemudian tak mengharuskan berpakaian seragam (sarungan boleh asal sopan) dan komit dalam peningkatan skill anak didik. Begitu tambah Mahmudi Ketua SPI Rembang.


Admin SPI Rembang, 2019

info selanjutnya:
Azhim - Petani & Ka. MA Binnur - 0852 2519 6400
Share:

Pangkas Daun Bibit Tembakau

www.serikatpetanirembang.com  - Tembakau merupakan jenis tanaman yang cukup digandrungi sebagian Petani di Kabupaten Rembang. Bagi Petani baru yang belum pernah mengikuti budidaya tembakau, perlu tahu salah satu trik pangkas lebar daun.

Teknik sederhana dengan memotong lebar daun bibit tembakau ini, bertujuan untuk memperlambat laju perkembangan daun bibit sebelum dialihkan ke lahan. Supaya tanaman memiliki perkembangan yang serentak dan sama. Sehingga mempermudah dalam merawat termasuk pemberian pupuk, spray fungi, punggel serta panen.

Selamat mencoba.


Admin SPI Rembang, 2019
Share:

BEDENG BIBIT TEMBAKAU REMBANG

 www.serikatpetanirembang.com - Bedeng bibit tembakau usia 40 HST siap tanam


Share:

LEGITNYA LEGEN TANJUNG

www.serikatpetanirembang.com - Tanjung merupakan salah satu di kecamatan Sulang yang berada disebelah barat daya berbatasaan dengan desa Lambanganwetan yang masuk kecamatan Bulu.

Tanjung sudah terkenal air legen dengan ciri khas rasa manis dibanding daerah lain yang ada juga terdapat pohon bogor. Saking manisnya kebanyakan orang khususnya jawa mengatakan dengan ucapan legit. 
Bertepatan dengan Ramadhan 1440 H ini, ketersediaan air legen masih terbatas. Karena masanya masih mijat belalai yang dapat mengeluarkan air legen. Selain itu juga, Petani menghadapi awal musim kemarau yang sebagian besar melakukan olah tanah untuk persiapan tanam tembakau, palawija dll. Sehingga untuk stok air legennya terbatas, kalaupun ada yang berminat harus pesan terlebih dahulu.

Admin SPI Rembang,2019
Share:

*PIDATO KEMENANGAN CAPRES 01 JOKO WIDODO DIDAMPINGI CAWAPRES KH MA'RUF AMIN DI KAMPUNG DERET, TANAH TINGGI, JAKARTA PUSAT*

21 MEI 2019

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Salam Sejahtera
Om swastiastu
Namo budaya
Salam kebajikan

Kita bangsa Indonesia, patut berbangga, patut berbahagia, patut bersyukur bahwa kita telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa. Dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam berbangsa dan bernegara, dewasa dalam ber-ideologi Pancasila.

Kita bersyukur dan berbangga, bahwa di tengah keberagaman, kita telah dewasa dalam menjaga perdamaian. Dewasa dalam mengelola perbedaan dan dewasa dalam menjaga dan memperkokoh persatuan.Bukti nyatanya adalah, kedewasaan kita dalam berdemokrasi, kemampuan kita untuk menyelesaikan pemilu yang jujur dan adil,  serta pemilu yang penuh perdamaian dan kegembiraan.

Pemilu demi pemilu telah kita lalui dengan penuh kedewasaan. Pemilu yang sekarang ini, saya yakin akan bisa kita lalui secara damai dan sesuai amanat konstitusi kita.

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, rekapitulasi nasional Pemilu Serentak 2019 pada dini hari tadi, rakyat Indonesia telah menentukan pilihannya dalam pileg dan pilpres. Inilah makna hakiki dari rakyat yang berdaulat.

Saya dan Kyai Ma’rif Amin mengucapkan terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada atas kepercayaan yang diberikan kepada kami.

Kepercayaan dan amanah rakyat kepada kami tersebut akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata, untuk seluruh golongan dan lapisan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Setelah dilantik di bulan Oktober nanti, kami adalah Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100% rakyat Indonesia. Kami akan berjuang keras, demi terwujudnya keadilan sosial, bagi seluruh rakyat, bagi 100% rakyat Indonesia.

Marilah kita bersatu padu membangun bangsa dan Tanah Air tercinta demi kedamaian dan kesejahteraan generasi kita, serta generasi anak cucu kita di masa depan.

Terakhir, saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Penyelenggara dan Pengawas Pemilu. Kepada tokoh masyarakat dan juga peserta pemilu, kepada aparat keamanan, serta semua pihak termasuk para saksi yang telah siang malam bekerja dengan tulus demi Pemilu yang jujur dan adil.

Terima kasih,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Share:

Bubur Beras Merah Putih: Wujud Syukur Kepada Tuhan

www,serikatpetanirembang.com - Salah satu panganan khas yang khusus dibuat pada saat merayakan perayaan tertentu adalah  bubur merah putih. Membuat bubur merah putih menjadi semacam ritual perayaan sederhana untuk menyambut kehadiran anak di keluarga Jawa. Makanan tradisi ini juga dibuat sebagai bentuk rasa syukur seseorang atas lahirnya anak dan hidup di dunia.

Setiap tradisi pasti memiliki suatu nilai yang berharga, tidak terkecuali dalam tradisi bubur merah putih yang sarat akan simbol dan makna. Secara implisit, bubur merah putih memiliki makna sebagai lambang kehidupan manusia di dunia, yang awalnya tercipta dari Ibu dan Bapak.

Dalam mitologi Jawa, bubur putih dimaknai sebagai “bibit dari bapak” atau sebagai simbol sperma “darah putih”. Sedangkan bubur merah sebagai simbol bibir dari ibu atau “darah merah”. Keduanya dipersatukan dalam wadah sebagai simbol lahirnya manusia baru.

Filosofi bubur merah putih ini melambangkan keberanian dan kesucian; Merah (simbol dari keberanian) dan putih (simbol dari kesucian). Pada moment pemberian nama, kedua bubur ini merupakan simbol dari harapan keluarga, agar kelak si jabang bayi memiliki sifat berani serta selalu bertindak dan berada di jalan yang benar.

Sesuai namanya, bubur merah putih memang terdiri dari dua jenis bubur berwarna merah dan putih. Tak benar-benar berwarna merah, kata 'merah' sebenarnya berasal dari bahan baku berupa gula merah atau gula Jawa yang menghasilkan warna kecoklatan dengan rasa manis nan gurih. Sedangkan bubur putih tak berbeda jauh dari bubur biasanya, yakni terbuat dari campuran beras, santan, dan sedikit garam yang dimasak hingga mengental.

Beras berupa tepung dipilih sebagai bahan karena padi merupakan produk pertanian yang paling dekat dengan masyarakat Jawa. Sedangkan bubur mengandung simbol, lembut, halus, dan mulus. Terkandung harapan kehidupan akan berlangsung manis, legit, dan mulus seperti rasa bubur merah putih.

Kini bubur merah putih memang tak sepopuler dulu. Meski begitu, bubur tradisional Jawa ini masih tetap menjadi pilihan utama dalam berbagai upacara tradisi seperti acara larung sesaji, simbol ucapan syukur saat panen melimpah dan berbagai acara tradisi lainnya. Selain penuh akan doa dan harapan kepada Tuhan, rasanya yang manis dan gurih serta tekstur lembutnya menjadi salah satu daya tarik bubur merah putih.



Admin SPI Rembang

Share:

Pakan Ayam Joper


www.serikatpetanirembang.com - Pakan merupakan kebutuhan mendasar dalam dunia ternak. Paling tidak 70% pakan harus terpenuhi. Kali ini ada Petani dan Peternak yang kebetulan melakukan budidaya ternak ayam joper.


Amin mengungkapkan, salah satu cara yang dia lakukan dalam memenuhi kebutuhan pakan joper adalah dengan beberapa bahan yang mudah dijempui. Terdiri dari godong kelor, kates ataupun kangkung dengan memilih salah satu dari bahan tersebut. kemudian campur dan aduk dengan katul/pur serta tambahkan pula fermentasi dari rebung bambu ataupun fermentasi jagung.


Tambahnya, dia akui pakan untuk yang dilakukan selama 1,5 bulan ini cukup efektif serta menekan kematian dengan menambahkan imun. Dengan jumlah 100 ekor ayam, hanya 3 ekor saja yang mengalami kematian. Itupun karena kendala yang lain.

(Admin SPI Rembang, 2019)
Share:

Trik Membeli Daging Ayam dan Daging Bebek Berkualitas untuk Masakan Hari Raya


www.serikatpetanirembang.com - Mendekati hari raya Idul Fitri, setiap keluarga biasanya kerap menyiapkan menu masakan yang spesial. Jenis menu masakan dan bahan-bahannya juga kerap dipersiapkan jauh-jauh hari. Apalagi pada moment tersebut, banyak keluarga dan kerabat kumpul.

Biasanya, masakan favorit dan merakyat yang menjadi andalan keluarga saat hari raya tiba adalah lontong opor, ayam goreng, bebek goreng, dan aneka ayam dan bebek geprek lainnya.

Dalam rangka merayakan hari yang penuh fitri, kali ini Serikat Petani Rembang akan berbagi tentang informasi cara mendapatkan bahan masakan di atas, khususnya ayam dan bebeknya.

Bagi yang ingin membeli ayam dan bebek dengan kualitas yang baik, berikut in trik-triknya.

Pertama, belilah daging ayam dan daging bebek yang masih segar, jangan kusam.
Kedua, belilah pada penjual daging ayam dan daging bebek yang sudah anda kenal.
Ketiga, belilah langsung ke peternak ayam dan peternak bebek terdekat.

baca juga: pakan ayam joper 

Dengan tiga trik di atas, semoga akan didapatkan kualitas daging ayam dan daging bebek yang berkualitas baik.

Namun jika Anda tidak sempat membeli ke pasar, Anda tidak usah bingung. Kali ini ada peternak ayam dan peternak bebek yang telah menjadi rekomendasi Serikat Petani Rembang.

Berikut informasi stok ayam dan bebeknya.

Ayam Joper
  • Berat diatas 1 kg, udah bubutan, siap antar  untuk saat  H -7
  • Berat kisaran 0,9 s.d 1 kg, udah bubutan, siap antar mulai sekarang.

Bebek Wek Wek 
  • Berat diatas 1 kg, udah bubutan, siap antar  untuk saat  H -7
  • Berat kisaran 0,9 s.d 1 kg, udah bubutan, siap antar mulai sekarang. 

Anda tidak usah berdesak-desakan di pasar hanya untuk mendapatkan daging ayam dan bebek yang segar. Anda cukup pesan via WA saja, anda akan mendapatkan bahan daging yang berkulitas. Dan tentu saja, harganya cukup terjangkau.

Ingin tahu kisaran harga?
Atau ingin pesan jauh-jauh hari?

Silahkan hubungi wa parter kami,
Bakul Ayam Jawa Super dan Bebek Unggul
Telpon HP / WA +62 852-2542-2538

Reporter: Mahmudi
Penyelaras: Admin SPI Rembang
Editor: Admin SPI Rembang

Share:

UMMI SALAMAH; Peracik Kosmetik Berbahan Alami Asal Sidorejo Jumput

Ummi Salamah saat memberi semangat kepada Pemuda Sidorejo
www.serikatpetanirembang.com - Tak banyak yang tahu, bahwa produk Tradisional khas Rembang "akar jawi" formulatornya berasal dari Kampung Jumput desa Sidorejo kecamatan Pamotan. 

Owner produk Akar Jawi Ummi Salamah mengatakan awal mula ia mengkreasikan Akar Jawi pada 2012. Ketika itu ia memiliki masalah dengan kulit wajahnya yang berjerawat lantaran penggunakan sabun muka berbahan kimia.

"Jerawat saya waktu besar-besar. Kemudian saya bikin ramuan sendiri untuk perawatan wajah saya. Hasilnya, jerawat besar-besar itu hilang," kata dia kepada serikatpetanirembang.com.
Produk Akar Jawi dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta 
Ummi tidak membuat ramuan itu secara asal-asalan melainkan dengan bahan dan takaran yang pas. Ia memiliki pengetahuan untuk meracik bahan alami lantaran kuliah jurusan Farmasi Tradisional Universitas Gajah Madha.

Pembuatan produk Akar Jawi itu pun menjadi sarana mempraktikkan hasil belajar sekaligus menjadi solusi persoalan kulit. Rupanya, produk itu juga digemari masyarakat sehingga ia membuatnya untuk bisa dinikmati masyarakat.

Saat ini Ummi mengembangkan usahanya di Jumput Sidorejo, Pamotan, Rembang, Jawa Tengah. Namun, sebelum itu, ia mengembangkan produk Akar Jawi terlebih dahulu di Sewon, Bantul, DIY. Meskipun telah pindah, DIY tetap berkaitan dengan usahanya lantaran permintaan Akar Jawi di DIY cukup tinggi. Tak hanya dijual di toko, Akar Jawi juga diminati pengusaha salon dan spa.

Produk yang ia sediakan beragam mulai dari masker wajah, lulur, aroma terapi, hingga rempah mandi. Lulur yang disediakan misalnya green tea, lulur putih, sedangkan masker misalnya masker ceker untuk mencegah keriput, masker jerawat.

Setiap bulan, ia memproduksi sekitar 1.000 kemasan dengan harga bervariasi dari Rp5.000 hingga Rp25.000 per kemasan. "Selain dijual di DIY dan Solo [Jawa Tengah], ada juga peminat dari luar Jawa seperti Kalimantan. Mereka beli secara online," kata dia.
Ummi Salamah saat pameran di Taman Budaya Yogyakarta
Tak Instan

Sejauh ini, berdasarkan pengalaman dari pelanggannya, banyak yang cocok dengan produk tersebut. Ia mengedukasi para konsumennya lantaran memakai bahan alami, maka diperlukan proses hingga terlihat hasilnya. "Tidak ada yang instan. Karena banyak juga yang ingin langsung ada hasilnya pada pemakaian pertama," urai dia.


Ia mengklaim produknya tidak membawa efek samping lantaran bahan yang digunakan alami. Ketika konsumen tidak cocok, jika masalah yang dihadapi jerawat, maka jerawat itu masih ada. "Enggak ada efek sampingnya. Kalau enggak cocok ya misal jerawatan ya jerawatnya masih ada. Enggak terus kulitnya jadi hitam atau gimana," tutur dia

Lantaran menggunakan bahan alami, Ummi tak ingin menggunakan kemasan yang tidak ramah lingkungan. Kemasannya pun dilengkapi dengan ziplock sehingga pelanggan tak perlu khawatir produknya tumpah.


Untuk mempromosikan produknya ia memanfaatkan media sosial seperti Instagram @ummiakarjawi atau bisa call/wa 0821 3736 4401. Ia juga kerap mengikuti pameran ataupun bazar agar produknya semakin dikenal masyarakat. Ummi pun senang jika ada pengunjung yang bertanya mengenai produk tersebut. Di saat itulah ia bisa menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat bahan alami untuk tubuh.

Info selanjutnya:
Ummi Salamah - Owner "Akar Jawi" - 0821 3736 4401
Share:

PEMKOT SEMARANG DAN BBWS PEMALI-JUANA MELALUI SATPOL PP MELANGGAR PERJANJIAN MEDIASI DAN MENGGUSUR WARGA TAMBAKREJO

Suasana Pengungsian warga Tambakrejo bersama Aktivis dan Mahasiswa

Semarang, Ribuan Satpol PP kota semarang dengan pakaian lengkap dan alat berat menggusur warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang tidak mematuhi perjanjian Kesepakatan Perdamaian tertanggal 13 Desember 2018 Antara Warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang dengan BBWS Pemali-Juana dan Pemkot semarang yang juga di Mediatori Komnas Ham.

Penggusuran yang terjadi tidak dihadiri perwakilan pemerintah baik camat semarang utara, BBWS Pemali-Juana bahkan perwakilan dari Pemkot Semarang juga tidak hadir dan hanya satpol pp dan tidak membuka ruang negoisasi hanya menjawab menjalankan perintah atasan tanpa mendengar alasan warga bertahan seperti tidak punya hati dan perasaan melihat warga tambakrejo menangis histeris kehilangan rumah mereka.

Warga tambakrejo bertahan karena berdasarkan kesepakatan mediasi yang belum dijalankan oleh BBWS Pemali-Juana dan Pemkot Semarang dimana dalam kesepakatan mediasi tersebut diantaranya Lahan sementara yang ada di kalibanger akan disiapkan untuk warga Tambakrejo yang berada di Kali Banger yang diurug sampai saat ini baru 40% dikerjakan dan belum layak untuk di jadikan lahan untuk tempat tinggal.

Selain itu penggusuran yang dilakukan oleh Pemkot Semarang dan BBWS Pemali Juana ini melanggar perjanjian mediasi yang mereka buat bersama warga Tambakrejo .Kewajiban yang seharusnya mereka lakukan terhadap warga sampai saat ini belum dipenuhi , namun mereka telah dengan sadis merobohkan rumah dan tempat ibadah warga. Kesadisan Pemkot dan BBWS melalui alatnya yaitu Satpol tak berhenti sampai disitu,mereka juga menarik, memukul tubuh, menendang kemaluan, mengamankan warga dan mahasiswa yang mempertahankan hak merekka sesuai dengan perjanjian dengan pihak Pemkot semarang dan BBWS.

Melihat kesewenang-wenangan Satpol PP kota Semarang, Pemkot Semarang, dan BBWS Pemali-Juana , Warga Tambakrejo dan Aliansi Peduli Tambakrejo menyatakan :


  1. Mengutuk keras penggusuran yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang
  2. Mendesak pemkot Semarang dan satpol pp kota semarang segera menghentikan penggusuran  Warga Tambakejo
  3. Pemkot semarang dan bbws pemali juana harus bertanggung jawab terhadap penggusuran di tambakrejo
  4. Pemerintah kota Semarang harus menaati kesepakatan yang telah dibuat bersama warga Tambakrejo dan komnas HAM.


Narahubung

  1. Marjuki : 0896-5684-1462
  2. Nico wauran 0857 9912 0425
Share:

Ngabuburit di Pasar Kramat Nglojo Sarang

www.serikatpetanirembang.com - Memasuki bulan Ramadhan yang berkah Pasar Kramat Nglojo buka setiap harinya saat memasuki waktu ngabuburit atau setelah ashar jam 15.00 WIB. Setelah resmi diresmikan oleh Wagub Jateng H. Taj Yasin beserta beserta Bupati H. Abdul Hafidz, Pasar Kramat tak sepi dari pengunjung.

Dari keterangan Cak Moel, Pasar Kramat sangat layak untuk dikunjungi apalagi untuk santai ngabuburit sambil menunggu datangnya waktu berbuka. Karena lokasi yang berada di bawah tegakan pohon besar, sehingga menambah suasana yang adem, sejuk dan nyaman.
Menu dodolan yang tersaji cukup bervariatif. Diantaranya ada sego jagung, ketan, es degan, kopi, jagung godog dan bakar, es dawet, es buah, sate ayam, sosis serta aneka sayur yang sudah matang dan beraneka macam menu lain.

Selain masyarakat Nglojo yang turut meramaikan, Pasar Kramat ramai pengunjung dari desa-desa sebelah yang berada di kecamatan Sarang. Ada yang dari Desa Jambangan, Pelang, Gilis, Gunungmulyo dan Dadapmulyo.

info selanjutnya:

Cak Moel - 0822 4491 7863
Cak Ikhsan - 0823 8669 9029
Share:

Dukung Kebijakan Presiden Jokowi Untuk Segera Tuntaskan Sengketa Tanah Rakyat Dengan Swasta, BUMN, dan Pemerintah

www.serikatpetanirembang.com - JAKARTA. Serikat Petani Indonesia (SPI) mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan sengketa tanah dan konflik agraria antara rakyat dengan pihak swasta, BUMN, dan pemerintah. Ketua Umum SPI, Henry Saragih menyebutkan, instruksi untuk penyelesaian sengketa tanah dan konflik agraria di Indonesia merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh para petani di seluruh Indonesia.

“SPI menyambut baik Rapat Terbatas hari ini mengenai Penyelesaian Konflik Agraria. Ini ditunggu oleh petani, dimana penyelesaian konflik agraria menjadi perhatian dari Presiden,” kata Henry di Jakarta siang ini (03/05).

Menurut Henry, komitmen presiden tersebut dapat diwujudkan dengan implementasi peraturan-peraturan pemerintah, salah satunya Perpres Reforma Agraria No. 86 tahun 2018.

“Dalam Perpres tersebut, disebutkan bahwa penyelesaian konflik agraria ini harus tepat sasaran, yakni melibatkan petani dan seluruh masyarakat yang mengalami konflik agraria, melalui pembentukan gugus tugas yang ada baik itu di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi,” ungkapnya.

Ia menambahkan harus terdapat sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa tanah dan konflik agraria yang ada.

“Harapan kita agar pemerintah daerah, baik itu provinsi dan kabupaten, menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pusat ini. Karena ini menjadi persoalan di masyarakat dan mendesak untuk segera dituntaskan,” katanya.

Henry Saragih menilai upaya penyelesaian konflik agraria harus dibarengi dengan komitmen pemerintah untuk melaksanakan reforma agraria.

“Melalui penyelesaian konflik agraria dan pelaksanaan reforma agraria, akan mengatasi ketimpangan kepemilikan penguasaan tanah, dimana sebagian besar 60 persen masyarakat yang tinggal di pedesaan menguasai 0,3 hektar. Dengan dijalankannya program reforma agraria, petani-petani yang tidak punya tanah akan punya tanah. Sementara yang memiliki tapi dalam jumlah yang rendah akan bertambah,” paparnya.

Henry menambahkan, oleh karena itu petani di seluruh Indonesia yang tidak punya tanah ataupun yang sedang berkonflik, menyambut gembira kebijakan ini, dan akan mendukung sepenuhnya kebijakan dari pemerintah ini

“Upaya percepatan penyelesaian kasus agraria tersebut merupakan bagian dari realisasi janji presiden Jokowi tahun 2014 (Nawacita) dan RPJMN 2019. Hal ini juga selaras dengan upaya penyelesaian konflik agraria dan implementasi reforma agraria agar diteruskan di periode yang mendatang,” tambahnya.

Sebelumnya dalam Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/5) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar kasus-kasus sengketa tanah, baik yang melibatkan rakyat dengan swasta, rakyat dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun rakyat dengan pemerintah segera diselesaikan secepat-cepatnya.

Kontak selanjutnya :
Henry Saragih – Ketua Umum SPI – 0811 655 668

Share:

Cabai Merah Besar Imola Panen ke-19


www.serikatpetanirembang.com - Cabai merah besar (CMB) Imola termasuk komoditas pertanian favorit para petani hortikultura di Indonesia selain cabai rawit. cabai F1 Imola merupakan cabai hibrida yang masuk dalam kategori cabai besar yang memiliki ketahanan terhadap virus kuning dan keriting.

Karakteristik tanaman cabai Imola;
1. Tanaman kokoh, melebar serta banyak percabangan
2. Memiliki buah lebat, ukuran besar dengan panjang lurus dan memanjang
3. Panjang ukuran buah sekitar 16 cm dengan diameter 1,5 cm
4. Panen perdana setelah tanam 85 hari
5. Toleran terhadap penyakit virus gemini, layu bakteri, layu fusarium dan layu phytoptora
6. Satu tanaman rata-rata menghasilkan 2kg buah
Faizhin Abbas petani asal desa Menoro kecamatan Sedan mengaku tanamannya mengalami beberapa kendala pasca tanam, sehingga panen perdana mundur sekitar 10 hari dengan estimasi waktu 75Hst menjadi 85Hst. Salah satu penyakit yang sempat meyerang tanaman cabainya adalah busuk, lalat buah serta patek. Hal tersebut juga diamini oleh Mbah Sri Jadah yang merupakan Ibu dari Abbas saat melakukan panenan ke-19 di lahan tanaman cabai.
Abbas mengaku senang karena tanamannya mampu menghasilkan keuntungan bagi keluarga terlebih dapat menyerap tenaga kerja lingkungan sekitar Gagakan Menoro. Dengan tanam sekitar 7000 populasi tanaman, biaya yang dikeluarkan sekitar 10jt dengan perhitungan tanpa mulsa, anjir dan guludan karena lahan sebelumnya juga ditanami cabai. Panen puncak berada dipanenan ke-8 kali dengan harga kala itu Rp. 25.000,-/kg. Untuk pasarnya nanti ada pembeli yang datang ke rumah untuk mengambil, pungkas Abbas.(Mas Tani/Mah)

info selanjutnya:
Faizhin Abbas - Petani Cabai Menoro - 0813 9076 7476


Share:

Susunan Acara Peresmian Pasar Tradisional Kramat Nglojo

Susunan Acara:
1. Pra acara
     a. Menyanyi (orkes)
     b. Senam bareng
     c. Tari oleh anak SD
2. Prosesi penyambutan
     ceremonial launching pasar
3. Jajan keliling
     Tari orek2
4. Menyanyikan Lagu wajib "Indonesia Raya"
5. Kesenian Margaluyu ( bawah panggung )
6. Sambutan Bupati
7. Tarian oleh Anak 
8. Wisuda PKH (Program Keluarga Harapan) 
9. Sambutan Wakil Gubernur Jawa Tengah
10. Kesenian Patol
11. Pembagian Doorprise (kondisional)
Share:

Entri yang Diunggulkan

Pasar Kramat Desa Nglojo Segera Launching

www.serikatpetanirembang.com - Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema ...

Berita Pertanian

Total Pageviews

Label

Gallery Pertanian

Dokumentasi Berita

Postingan Populer