Bubur Beras Merah Putih: Wujud Syukur Kepada Tuhan

www,serikatpetanirembang.com - Salah satu panganan khas yang khusus dibuat pada saat merayakan perayaan tertentu adalah  bubur merah putih. Membuat bubur merah putih menjadi semacam ritual perayaan sederhana untuk menyambut kehadiran anak di keluarga Jawa. Makanan tradisi ini juga dibuat sebagai bentuk rasa syukur seseorang atas lahirnya anak dan hidup di dunia.

Setiap tradisi pasti memiliki suatu nilai yang berharga, tidak terkecuali dalam tradisi bubur merah putih yang sarat akan simbol dan makna. Secara implisit, bubur merah putih memiliki makna sebagai lambang kehidupan manusia di dunia, yang awalnya tercipta dari Ibu dan Bapak.

Dalam mitologi Jawa, bubur putih dimaknai sebagai “bibit dari bapak” atau sebagai simbol sperma “darah putih”. Sedangkan bubur merah sebagai simbol bibir dari ibu atau “darah merah”. Keduanya dipersatukan dalam wadah sebagai simbol lahirnya manusia baru.

Filosofi bubur merah putih ini melambangkan keberanian dan kesucian; Merah (simbol dari keberanian) dan putih (simbol dari kesucian). Pada moment pemberian nama, kedua bubur ini merupakan simbol dari harapan keluarga, agar kelak si jabang bayi memiliki sifat berani serta selalu bertindak dan berada di jalan yang benar.

Sesuai namanya, bubur merah putih memang terdiri dari dua jenis bubur berwarna merah dan putih. Tak benar-benar berwarna merah, kata 'merah' sebenarnya berasal dari bahan baku berupa gula merah atau gula Jawa yang menghasilkan warna kecoklatan dengan rasa manis nan gurih. Sedangkan bubur putih tak berbeda jauh dari bubur biasanya, yakni terbuat dari campuran beras, santan, dan sedikit garam yang dimasak hingga mengental.

Beras berupa tepung dipilih sebagai bahan karena padi merupakan produk pertanian yang paling dekat dengan masyarakat Jawa. Sedangkan bubur mengandung simbol, lembut, halus, dan mulus. Terkandung harapan kehidupan akan berlangsung manis, legit, dan mulus seperti rasa bubur merah putih.

Kini bubur merah putih memang tak sepopuler dulu. Meski begitu, bubur tradisional Jawa ini masih tetap menjadi pilihan utama dalam berbagai upacara tradisi seperti acara larung sesaji, simbol ucapan syukur saat panen melimpah dan berbagai acara tradisi lainnya. Selain penuh akan doa dan harapan kepada Tuhan, rasanya yang manis dan gurih serta tekstur lembutnya menjadi salah satu daya tarik bubur merah putih.



Admin SPI Rembang

Share:

Pakan Ayam Joper


www.serikatpetanirembang.com - Pakan merupakan kebutuhan mendasar dalam dunia ternak. Paling tidak 70% pakan harus terpenuhi. Kali ini ada Petani dan Peternak yang kebetulan melakukan budidaya ternak ayam joper.


Amin mengungkapkan, salah satu cara yang dia lakukan dalam memenuhi kebutuhan pakan joper adalah dengan beberapa bahan yang mudah dijempui. Terdiri dari godong kelor, kates ataupun kangkung dengan memilih salah satu dari bahan tersebut. kemudian campur dan aduk dengan katul/pur serta tambahkan pula fermentasi dari rebung bambu ataupun fermentasi jagung.


Tambahnya, dia akui pakan untuk yang dilakukan selama 1,5 bulan ini cukup efektif serta menekan kematian dengan menambahkan imun. Dengan jumlah 100 ekor ayam, hanya 3 ekor saja yang mengalami kematian. Itupun karena kendala yang lain.

(Admin SPI Rembang, 2019)
Share:

Trik Membeli Daging Ayam dan Daging Bebek Berkualitas untuk Masakan Hari Raya


www.serikatpetanirembang.com - Mendekati hari raya Idul Fitri, setiap keluarga biasanya kerap menyiapkan menu masakan yang spesial. Jenis menu masakan dan bahan-bahannya juga kerap dipersiapkan jauh-jauh hari. Apalagi pada moment tersebut, banyak keluarga dan kerabat kumpul.

Biasanya, masakan favorit dan merakyat yang menjadi andalan keluarga saat hari raya tiba adalah lontong opor, ayam goreng, bebek goreng, dan aneka ayam dan bebek geprek lainnya.

Dalam rangka merayakan hari yang penuh fitri, kali ini Serikat Petani Rembang akan berbagi tentang informasi cara mendapatkan bahan masakan di atas, khususnya ayam dan bebeknya.

Bagi yang ingin membeli ayam dan bebek dengan kualitas yang baik, berikut in trik-triknya.

Pertama, belilah daging ayam dan daging bebek yang masih segar, jangan kusam.
Kedua, belilah pada penjual daging ayam dan daging bebek yang sudah anda kenal.
Ketiga, belilah langsung ke peternak ayam dan peternak bebek terdekat.

baca juga: pakan ayam joper 

Dengan tiga trik di atas, semoga akan didapatkan kualitas daging ayam dan daging bebek yang berkualitas baik.

Namun jika Anda tidak sempat membeli ke pasar, Anda tidak usah bingung. Kali ini ada peternak ayam dan peternak bebek yang telah menjadi rekomendasi Serikat Petani Rembang.

Berikut informasi stok ayam dan bebeknya.

Ayam Joper
  • Berat diatas 1 kg, udah bubutan, siap antar  untuk saat  H -7
  • Berat kisaran 0,9 s.d 1 kg, udah bubutan, siap antar mulai sekarang.

Bebek Wek Wek 
  • Berat diatas 1 kg, udah bubutan, siap antar  untuk saat  H -7
  • Berat kisaran 0,9 s.d 1 kg, udah bubutan, siap antar mulai sekarang. 

Anda tidak usah berdesak-desakan di pasar hanya untuk mendapatkan daging ayam dan bebek yang segar. Anda cukup pesan via WA saja, anda akan mendapatkan bahan daging yang berkulitas. Dan tentu saja, harganya cukup terjangkau.

Ingin tahu kisaran harga?
Atau ingin pesan jauh-jauh hari?

Silahkan hubungi wa parter kami,
Bakul Ayam Jawa Super dan Bebek Unggul
Telpon HP / WA +62 852-2542-2538

Reporter: Mahmudi
Penyelaras: Admin SPI Rembang
Editor: Admin SPI Rembang

Share:

UMMI SALAMAH; Peracik Kosmetik Berbahan Alami Asal Sidorejo Jumput

Ummi Salamah saat memberi semangat kepada Pemuda Sidorejo
www.serikatpetanirembang.com - Tak banyak yang tahu, bahwa produk Tradisional khas Rembang "akar jawi" formulatornya berasal dari Kampung Jumput desa Sidorejo kecamatan Pamotan. 

Owner produk Akar Jawi Ummi Salamah mengatakan awal mula ia mengkreasikan Akar Jawi pada 2012. Ketika itu ia memiliki masalah dengan kulit wajahnya yang berjerawat lantaran penggunakan sabun muka berbahan kimia.

"Jerawat saya waktu besar-besar. Kemudian saya bikin ramuan sendiri untuk perawatan wajah saya. Hasilnya, jerawat besar-besar itu hilang," kata dia kepada serikatpetanirembang.com.
Produk Akar Jawi dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta 
Ummi tidak membuat ramuan itu secara asal-asalan melainkan dengan bahan dan takaran yang pas. Ia memiliki pengetahuan untuk meracik bahan alami lantaran kuliah jurusan Farmasi Tradisional Universitas Gajah Madha.

Pembuatan produk Akar Jawi itu pun menjadi sarana mempraktikkan hasil belajar sekaligus menjadi solusi persoalan kulit. Rupanya, produk itu juga digemari masyarakat sehingga ia membuatnya untuk bisa dinikmati masyarakat.

Saat ini Ummi mengembangkan usahanya di Jumput Sidorejo, Pamotan, Rembang, Jawa Tengah. Namun, sebelum itu, ia mengembangkan produk Akar Jawi terlebih dahulu di Sewon, Bantul, DIY. Meskipun telah pindah, DIY tetap berkaitan dengan usahanya lantaran permintaan Akar Jawi di DIY cukup tinggi. Tak hanya dijual di toko, Akar Jawi juga diminati pengusaha salon dan spa.

Produk yang ia sediakan beragam mulai dari masker wajah, lulur, aroma terapi, hingga rempah mandi. Lulur yang disediakan misalnya green tea, lulur putih, sedangkan masker misalnya masker ceker untuk mencegah keriput, masker jerawat.

Setiap bulan, ia memproduksi sekitar 1.000 kemasan dengan harga bervariasi dari Rp5.000 hingga Rp25.000 per kemasan. "Selain dijual di DIY dan Solo [Jawa Tengah], ada juga peminat dari luar Jawa seperti Kalimantan. Mereka beli secara online," kata dia.
Ummi Salamah saat pameran di Taman Budaya Yogyakarta
Tak Instan

Sejauh ini, berdasarkan pengalaman dari pelanggannya, banyak yang cocok dengan produk tersebut. Ia mengedukasi para konsumennya lantaran memakai bahan alami, maka diperlukan proses hingga terlihat hasilnya. "Tidak ada yang instan. Karena banyak juga yang ingin langsung ada hasilnya pada pemakaian pertama," urai dia.


Ia mengklaim produknya tidak membawa efek samping lantaran bahan yang digunakan alami. Ketika konsumen tidak cocok, jika masalah yang dihadapi jerawat, maka jerawat itu masih ada. "Enggak ada efek sampingnya. Kalau enggak cocok ya misal jerawatan ya jerawatnya masih ada. Enggak terus kulitnya jadi hitam atau gimana," tutur dia

Lantaran menggunakan bahan alami, Ummi tak ingin menggunakan kemasan yang tidak ramah lingkungan. Kemasannya pun dilengkapi dengan ziplock sehingga pelanggan tak perlu khawatir produknya tumpah.


Untuk mempromosikan produknya ia memanfaatkan media sosial seperti Instagram @ummiakarjawi atau bisa call/wa 0821 3736 4401. Ia juga kerap mengikuti pameran ataupun bazar agar produknya semakin dikenal masyarakat. Ummi pun senang jika ada pengunjung yang bertanya mengenai produk tersebut. Di saat itulah ia bisa menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat bahan alami untuk tubuh.

Info selanjutnya:
Ummi Salamah - Owner "Akar Jawi" - 0821 3736 4401
Share:

PEMKOT SEMARANG DAN BBWS PEMALI-JUANA MELALUI SATPOL PP MELANGGAR PERJANJIAN MEDIASI DAN MENGGUSUR WARGA TAMBAKREJO

Suasana Pengungsian warga Tambakrejo bersama Aktivis dan Mahasiswa

Semarang, Ribuan Satpol PP kota semarang dengan pakaian lengkap dan alat berat menggusur warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang tidak mematuhi perjanjian Kesepakatan Perdamaian tertanggal 13 Desember 2018 Antara Warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang dengan BBWS Pemali-Juana dan Pemkot semarang yang juga di Mediatori Komnas Ham.

Penggusuran yang terjadi tidak dihadiri perwakilan pemerintah baik camat semarang utara, BBWS Pemali-Juana bahkan perwakilan dari Pemkot Semarang juga tidak hadir dan hanya satpol pp dan tidak membuka ruang negoisasi hanya menjawab menjalankan perintah atasan tanpa mendengar alasan warga bertahan seperti tidak punya hati dan perasaan melihat warga tambakrejo menangis histeris kehilangan rumah mereka.

Warga tambakrejo bertahan karena berdasarkan kesepakatan mediasi yang belum dijalankan oleh BBWS Pemali-Juana dan Pemkot Semarang dimana dalam kesepakatan mediasi tersebut diantaranya Lahan sementara yang ada di kalibanger akan disiapkan untuk warga Tambakrejo yang berada di Kali Banger yang diurug sampai saat ini baru 40% dikerjakan dan belum layak untuk di jadikan lahan untuk tempat tinggal.

Selain itu penggusuran yang dilakukan oleh Pemkot Semarang dan BBWS Pemali Juana ini melanggar perjanjian mediasi yang mereka buat bersama warga Tambakrejo .Kewajiban yang seharusnya mereka lakukan terhadap warga sampai saat ini belum dipenuhi , namun mereka telah dengan sadis merobohkan rumah dan tempat ibadah warga. Kesadisan Pemkot dan BBWS melalui alatnya yaitu Satpol tak berhenti sampai disitu,mereka juga menarik, memukul tubuh, menendang kemaluan, mengamankan warga dan mahasiswa yang mempertahankan hak merekka sesuai dengan perjanjian dengan pihak Pemkot semarang dan BBWS.

Melihat kesewenang-wenangan Satpol PP kota Semarang, Pemkot Semarang, dan BBWS Pemali-Juana , Warga Tambakrejo dan Aliansi Peduli Tambakrejo menyatakan :


  1. Mengutuk keras penggusuran yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang
  2. Mendesak pemkot Semarang dan satpol pp kota semarang segera menghentikan penggusuran  Warga Tambakejo
  3. Pemkot semarang dan bbws pemali juana harus bertanggung jawab terhadap penggusuran di tambakrejo
  4. Pemerintah kota Semarang harus menaati kesepakatan yang telah dibuat bersama warga Tambakrejo dan komnas HAM.


Narahubung

  1. Marjuki : 0896-5684-1462
  2. Nico wauran 0857 9912 0425
Share:

Ngabuburit di Pasar Kramat Nglojo Sarang

www.serikatpetanirembang.com - Memasuki bulan Ramadhan yang berkah Pasar Kramat Nglojo buka setiap harinya saat memasuki waktu ngabuburit atau setelah ashar jam 15.00 WIB. Setelah resmi diresmikan oleh Wagub Jateng H. Taj Yasin beserta beserta Bupati H. Abdul Hafidz, Pasar Kramat tak sepi dari pengunjung.

Dari keterangan Cak Moel, Pasar Kramat sangat layak untuk dikunjungi apalagi untuk santai ngabuburit sambil menunggu datangnya waktu berbuka. Karena lokasi yang berada di bawah tegakan pohon besar, sehingga menambah suasana yang adem, sejuk dan nyaman.
Menu dodolan yang tersaji cukup bervariatif. Diantaranya ada sego jagung, ketan, es degan, kopi, jagung godog dan bakar, es dawet, es buah, sate ayam, sosis serta aneka sayur yang sudah matang dan beraneka macam menu lain.

Selain masyarakat Nglojo yang turut meramaikan, Pasar Kramat ramai pengunjung dari desa-desa sebelah yang berada di kecamatan Sarang. Ada yang dari Desa Jambangan, Pelang, Gilis, Gunungmulyo dan Dadapmulyo.

info selanjutnya:

Cak Moel - 0822 4491 7863
Cak Ikhsan - 0823 8669 9029
Share:

Dukung Kebijakan Presiden Jokowi Untuk Segera Tuntaskan Sengketa Tanah Rakyat Dengan Swasta, BUMN, dan Pemerintah

www.serikatpetanirembang.com - JAKARTA. Serikat Petani Indonesia (SPI) mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan sengketa tanah dan konflik agraria antara rakyat dengan pihak swasta, BUMN, dan pemerintah. Ketua Umum SPI, Henry Saragih menyebutkan, instruksi untuk penyelesaian sengketa tanah dan konflik agraria di Indonesia merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh para petani di seluruh Indonesia.

“SPI menyambut baik Rapat Terbatas hari ini mengenai Penyelesaian Konflik Agraria. Ini ditunggu oleh petani, dimana penyelesaian konflik agraria menjadi perhatian dari Presiden,” kata Henry di Jakarta siang ini (03/05).

Menurut Henry, komitmen presiden tersebut dapat diwujudkan dengan implementasi peraturan-peraturan pemerintah, salah satunya Perpres Reforma Agraria No. 86 tahun 2018.

“Dalam Perpres tersebut, disebutkan bahwa penyelesaian konflik agraria ini harus tepat sasaran, yakni melibatkan petani dan seluruh masyarakat yang mengalami konflik agraria, melalui pembentukan gugus tugas yang ada baik itu di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi,” ungkapnya.

Ia menambahkan harus terdapat sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa tanah dan konflik agraria yang ada.

“Harapan kita agar pemerintah daerah, baik itu provinsi dan kabupaten, menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pusat ini. Karena ini menjadi persoalan di masyarakat dan mendesak untuk segera dituntaskan,” katanya.

Henry Saragih menilai upaya penyelesaian konflik agraria harus dibarengi dengan komitmen pemerintah untuk melaksanakan reforma agraria.

“Melalui penyelesaian konflik agraria dan pelaksanaan reforma agraria, akan mengatasi ketimpangan kepemilikan penguasaan tanah, dimana sebagian besar 60 persen masyarakat yang tinggal di pedesaan menguasai 0,3 hektar. Dengan dijalankannya program reforma agraria, petani-petani yang tidak punya tanah akan punya tanah. Sementara yang memiliki tapi dalam jumlah yang rendah akan bertambah,” paparnya.

Henry menambahkan, oleh karena itu petani di seluruh Indonesia yang tidak punya tanah ataupun yang sedang berkonflik, menyambut gembira kebijakan ini, dan akan mendukung sepenuhnya kebijakan dari pemerintah ini

“Upaya percepatan penyelesaian kasus agraria tersebut merupakan bagian dari realisasi janji presiden Jokowi tahun 2014 (Nawacita) dan RPJMN 2019. Hal ini juga selaras dengan upaya penyelesaian konflik agraria dan implementasi reforma agraria agar diteruskan di periode yang mendatang,” tambahnya.

Sebelumnya dalam Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/5) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar kasus-kasus sengketa tanah, baik yang melibatkan rakyat dengan swasta, rakyat dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun rakyat dengan pemerintah segera diselesaikan secepat-cepatnya.

Kontak selanjutnya :
Henry Saragih – Ketua Umum SPI – 0811 655 668

Share:

Cabai Merah Besar Imola Panen ke-19


www.serikatpetanirembang.com - Cabai merah besar (CMB) Imola termasuk komoditas pertanian favorit para petani hortikultura di Indonesia selain cabai rawit. cabai F1 Imola merupakan cabai hibrida yang masuk dalam kategori cabai besar yang memiliki ketahanan terhadap virus kuning dan keriting.

Karakteristik tanaman cabai Imola;
1. Tanaman kokoh, melebar serta banyak percabangan
2. Memiliki buah lebat, ukuran besar dengan panjang lurus dan memanjang
3. Panjang ukuran buah sekitar 16 cm dengan diameter 1,5 cm
4. Panen perdana setelah tanam 85 hari
5. Toleran terhadap penyakit virus gemini, layu bakteri, layu fusarium dan layu phytoptora
6. Satu tanaman rata-rata menghasilkan 2kg buah
Faizhin Abbas petani asal desa Menoro kecamatan Sedan mengaku tanamannya mengalami beberapa kendala pasca tanam, sehingga panen perdana mundur sekitar 10 hari dengan estimasi waktu 75Hst menjadi 85Hst. Salah satu penyakit yang sempat meyerang tanaman cabainya adalah busuk, lalat buah serta patek. Hal tersebut juga diamini oleh Mbah Sri Jadah yang merupakan Ibu dari Abbas saat melakukan panenan ke-19 di lahan tanaman cabai.
Abbas mengaku senang karena tanamannya mampu menghasilkan keuntungan bagi keluarga terlebih dapat menyerap tenaga kerja lingkungan sekitar Gagakan Menoro. Dengan tanam sekitar 7000 populasi tanaman, biaya yang dikeluarkan sekitar 10jt dengan perhitungan tanpa mulsa, anjir dan guludan karena lahan sebelumnya juga ditanami cabai. Panen puncak berada dipanenan ke-8 kali dengan harga kala itu Rp. 25.000,-/kg. Untuk pasarnya nanti ada pembeli yang datang ke rumah untuk mengambil, pungkas Abbas.(Mas Tani/Mah)

info selanjutnya:
Faizhin Abbas - Petani Cabai Menoro - 0813 9076 7476


Share:

Susunan Acara Peresmian Pasar Tradisional Kramat Nglojo

Susunan Acara:
1. Pra acara
     a. Menyanyi (orkes)
     b. Senam bareng
     c. Tari oleh anak SD
2. Prosesi penyambutan
     ceremonial launching pasar
3. Jajan keliling
     Tari orek2
4. Menyanyikan Lagu wajib "Indonesia Raya"
5. Kesenian Margaluyu ( bawah panggung )
6. Sambutan Bupati
7. Tarian oleh Anak 
8. Wisuda PKH (Program Keluarga Harapan) 
9. Sambutan Wakil Gubernur Jawa Tengah
10. Kesenian Patol
11. Pembagian Doorprise (kondisional)
Share:

Wagub Jateng Dan Bupati Rembang Resmikan Pasar Kramat Nglojo Sarang

www.serikatpetanirembang.com - Pasar Kramat tepatnya di desa Nglojo kecamatan Sarang kabupaten Rembang telah resmi dibuka oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz pagi tadi jam 09.45 WIB beserta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin yang sekaligus melakukan prosesi wisuda penerima manfaat program keluarga harapan.
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz

Acara berlangsung sangat meriah karena diselingi dengan bermacam kesenian dan hiburan. Dan tak kalah pentingnya di Pasar Kramat banyak pedagang yang menyajikan sajian khas Sarang. Dari berbagai macam kesenian yang ditampilkan adalah kesenian Patol, Margaluyu serta tari orek-orek secara bergiliran.
antusias pedagang dan pembeli jajanan lokal

Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema budaya dan tradisi masyarakat lokal baik dalam segi kuliner, fashion, penyajian maupun transaksi dalam proses jual beli.

Nama Pasar Kramat diambil dari tempat lapang yang sejuk dan terdapat makam Mbah Maskur yang dianggap sebagai Tokoh pertama yang babat di desa Nglojo dengan sebutan nama kramat. Pasar Kramat desa Nglojo bertujuan untuk mensukseskan progam pemerintah dalam hal pemberdayaan masyarakat desa agar mampu menciptakan kemapanan dan kemandirian ekonomi. 
kesenian Patol

Dengan adanya pasar kramat nglojo diharapkan masyarakat Nglojo bisa mempunyai penghasilan lebih dan bergandengan tangan dalam menata sistem ekonomi berbasis kekeluargaan dan harapannya Pasar Nglojo ini juga bertujuan agar generasi muda lebih mengenal dan mengamalkan tradisi lokal. (mahmudi). 
Share:

Pasar Kramat Desa Nglojo Segera Launching



www.serikatpetanirembang.com - Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema budaya dan tradisi masyarakat lokal baik dalam segi kuliner, fashion, penyajian maupun transaksi dalam proses jual beli.

Nama Pasar Kramat diambil dari tempat lapang yang sejuk dan terdapat makam Mbah Maskur yang dianggap sebagai Tokoh pertama yang babat di desa Nglojo dengan sebutan nama kramat. Pasar Kramat desa Nglojo bertujuan untuk mensukseskan progam pemerintah dalam hal pemberdayaan masyarakat desa agar mampu menciptakan kemapanan dan kemandirian ekonomi. 



Pasar Kramat desa Nglojo kecamatan Sarang ini akan dibuka pada tanggal 01 Mei nanti, yang akan dimeriahkan dengan pentas tari tradisional, 350 jajanan tradisional, lomba pathol sarang, dan pentas seni margaluyu. Dan diikuti 30 standa PKH dan berbagai komunitas. Launching Pasar Kramat ini akan dibuka langsung oleh Wagub Jateng dan Bupati Rembang. 


Dengan adanya pasar kramat nglojo diharapkan masyarakat Nglojo bisa mempunyai penghasilan lebih dan bergandengan tangan dalam menata sistem ekonomi berbasis kekeluargaan dan harapannya Pasar Nglojo ini juga bertujuan agar generasi muda lebih mengenal dan mengamalkan tradisi lokal. (mahmudi). 


(Karnaval desa Nglojo, Sarang, Rembang, Jawa Tengah) 


(Karnaval desa Nglojo, Sarang, Rembang, Jawa Tengah) 

CP. WA. mas Mul (+62 822-4491-7863) dan mas Ikhsan (+62 823-8669-9029)

Share:

Libatkan Seluruh Gerakan Rakyat Untuk Laksanakan Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Masyarakat Yang Bekerja di Pedesaan

JAKARTA. Seluruh gerakan rakyat di Indonesia harus terlibat bersama-sama mendorong pemerintah segera melaksanakan “Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Masyarakat yang Bekerja di Pedesaan” (selanjutnya disingkat menjadi Deklarasi HAP PBB). Hal ini ditekankan oleh Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih dalam Seminar Deklatasi HAP PBB di Jakarta pagi ini (22/04).
“Deklarasi HAP PBB disahkan di Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat 17 Desember 2018. Kita harus bisa mengintervensi negara agar deklarasi hak asasi petani ini diharmonisasikan dengan undang-undang di tingkat Nasional ” kata Henry.
“Selanjutnya kaum tani harus dapat membuktikan bahwa hak asasi petani ini sangat penting dalam keberlangsungan hidup petani. Jadi setelah tahap ini kita harus bisa melakukan sosialisasi yang sangat besar kepada seluruh petani di Indonesia,” lanjutnya.
“Kita akan keliling ke berbagai kota dan lapisan seperti masyarakat tani, nelayan dan sebagainya untuk membawa kabar gembira ini,” sambungnya.
Hal senada disampaikan Zainal Arifin Fuad, anggota Komite Koordinator Internasional La Via Campesina (Gerakan Petani Internasional). Ia menjelaskan, dalam deklarasi HAP PBB terdapat 28 artikel dan menjadi dokumen yang sangat mendasar bagi kaum tani, di antaranya terdapat tanah, benih, dan lainnya.
“Di pasal 28 terdapat kewajiban negara, jadi dalam hal ini walaupun kita sudah ada UU Pangan, Perlintan, dan lainnya, kita harus melakukan harmonisasi dengan Deklarasi HAP PBB. Kemudian soal perbenihan yang dimana kita kan menghadapi benih rekayasa genetika, kita harus dapat menekankan kepada pemerintah untuk menolak selalu benih tersebut. Ke depan kita akan melakukan sosialisasi dan pendidikan secara masif agar Deklarasi HAP PBB dapat diketahui dan digunakan oleh seluruh elemen masyrakat terkhusus petani Indonesia,” katanya dalam acara yang sama.
Kustiwa dari IPPHTI (Ikatan Petani Pengendalian Hama Terpadu Indonesia) dalam acara yang sama menambahkan, pada tahun 2001 di masa Konferensi Cibubur, konsep hak asasi petani masih titik api kecil yang dapat menjadi pencerah, dan sekarang hak asasi petani ini sudah menjadi obor besar yang harapannya kedepan semakin besar lagi
“Hak asasi petani dapat menjadi modal yang besar untuk perjuangan kita kaum tani,” imbuhnya.
Budi Laksana, Sekjen Serikat Nelayan Indonesia (SNI) menambahkan, kaum nelayan turut mengapresiasi lahir dan resminya Deklarasi HAP PBB.
“Semoga Deklarasi HAP ini bisa meminimalkan jumlah kriminalisasi terhadap nelayan dan petani kecil,” ungkapnya.
HS Dillon, tokoh HAM nasional mengemukakan, perjuangan SPI di lokal harus memperkuat massa dalam melawan perampasan tanah, di nasional harus dapat melakukan lobi menghasilkan kebijakan yang berpihak, lalu di global harus dapat bernegosiasi perdangangan, invetasi dan mengedepankan hak rakyat kecil.
“Deklarasi ini hanya bisa diperjuangkan oleh petani dan kalian, karena pemerintah selama ini hanya mengedepankan kepentingan pribadi dahulu,” katanya sebagai narasumber dalam Seminar HAP PBB tersebut.
Seminar yang bertemakan “Pemajuan Hak Asasi Manusia dalam Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Masyarakat yang Bekerja di Pedesaan” ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Petani Indonesia yang diperingati pada 20 April dan Hari Perjuangan Petani Internasional yang diperingati pada 17 April tiap tahunnya.
Kontak Selanjutnya:
Henry Saragih – Ketua Umum SPI – 0811 655 668
Zainal Arifin Fuad – Komite Koordinator Internasional La Via Campesina – 0812 8932 1398
https://spi.or.id/libatkan-seluruh-gerakan-rakyat-untuk-laksanakan-deklarasi-pbb-tentang-hak-asasi-petani-dan-masyarakat-yang-bekerja-di-pedesaan/

Share:

Press Conference Deklarasi Petani dan Nelayan Rembang


Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Salam sejahtera untuk kita semua
Om swastyastu
Namo budaya

Selamat pagi para hadirin sekalian

Pagi ini kita berkumpul di Pantai Karang Jahe Beach (KJB) dengan kesadaran penuh bahwa kita adalah rakyat Indonesia yang memiliki latar belakang sosial budaya, suku, agama yang berbeda. Kita berkomitmen menjaga keutuhan bangsa dan kerang NKRI. Untuk menjawab keinginan tersebut, kita butuh Pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat, Pemimpin yang terbukti berbaur dengan kehidupan rakyat bawah, dengan gaya hidup sederhana serta bekerja dengan ketulusan.

Pada dasarnya tugas pemimpin tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menghadirkan keadilan dan kesetaraan dalam berbagai bentuk. Baik di depan hukum, perlindungan dan pemenuhan hak-hak warga negara, serta perwujudan kehidupan makmur sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa diskriminasi.

Pemimpin yang kami butuhkan dan pilih adalah figur yang memenuhi kebutuhan tersebut, yakni berwatak adil, bersih dari korupsi, memiliki rekan jejak dan bukti kerja nyata pada rakyat, serta berani mewujudkan perjuangan nyata bagi rakyat Indonesia.

Mempertimbangkan alasan dan kebutuhan itu, kami meyakini bahwa sosok Jokowi dan Ma’ruf Amin adalah memenuhi kebutuhan tersebut. Komitmen beliau sudah teruji, pengalaman pemimpin yang baik dan visioner telah dibuktikan dengan kerja nyata, serta kebutuhan bangsa Indonesia melanjutkan pembangunan yang menyejahterakan dan demokrasi Indonesia yang berkualitas.

Dengan ini kami, Komunitas Petani dan Nelayan Rembang menyatakan mendukung pasangan Capres-cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019 untuk menlanjutkan kerja nyata bagi bangsa Indonesia periode 2019-2024.

Demikian kami sampaikan, wassalamu ‘alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Rembang, 10 April 2019
Petani Nelayan Rembang
Share:

Susunan Acara Deklarasi Pemenangan Jokowi-Amin


Susunan Acara

Hiburan+pendaftaran

1. Pembukaan (MC)
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
3. Sambutan Panitia
4. Orasi
5. Deklarasi
6. Penutupan
7. Makan bareng
8. Hiburan

baca juga: Press Conference Deklarasi Petani dan Nelayan Rembang
baca juga: Deklarasi Pemenangan Jokowi-Amin
baca juga: Petani dan Nelayan Rembang Dukung Jokowi Amin

Penulis: Mahmudi
Penyelaras: Admin SPI Rembang
Editor: Admin Rembang
CP. 082138221920
Share:

Deklarasi Pemenangan Jokowi-Amin


REMBANG, serikatpetanirembang.com - Rabu 10 April 2019, Komunitas Petani dan Nelayan Rembang yang terdiri SPI Rembang, IPPHTI Rembang, PETANI (Persaudaraan Petani dan Nelayan Rembang), serta APTI (Asosiasi Petani Tembakau) sedang menyelenggaran Deklarasi Mendukung Jokowi-Amin di Karang Jahe Beach desa Punjulharjo, kecamatan Rembang, kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Adapun alasan Petani dan Nelayan Rembang mendukung Jokowi Amin, adalah sebagai berikut;
  1. Serikat Petani Indonesia (SPI) memberikan mandat kepada Jokowi untuk menjalankan visi kedaulatan pangan SPI 2014-2024 di Sekretariat DPP SPI pada tanggal 1 Mei 2014
  2. Jokowi telah bekerja untuk menjalankan reforma agraria untuk menjamin hak-hak petani dan masyarakat desa atas kepemilikan dan penguasaan tanah
  3. Jakowi telah bekerja untuk menjalankan percepatan pembangunan industri perikanan nasional 
  4. Jokowi telah bekerja untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan
  5. Jokowi telah bekerja untuk mendukung dan mendorong koperasi agar tumbuh menjadi pelaku utama dalam perekonomian nasional
  6. Jokowi telah bekerja dalam menjalankan program perlindungan sosial
  7. Jokowi telah bekerja untuk membangun kawasan tertinggal dan terluar, membangun dari pinggiran
  8. Jokowi telah bekerja menjalankan UU Desa dan memajukan desa sebagai satuan terdepan untuk mengentaskan kemiskinan
  9. Jokowi telah bekerja untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial dengan mendukung pembentukan dan pengesahan hak asasi petani menjadi Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa
  10. Jokowi senantiasa membuka diri untuk berdialog langsung dan melibatkan organisasi-organisasi rakyat selama menjalankan pemerintahan
  11. Jokowi dan Ma’ruf Amin adalah sosok yang amanah, dekat dengan rakyat, serta rekam jejak bersih dari penyalahgunaan kekuasaan
Penulis: Mahmudi 
Penyelaras: Admin SPI Rembang
Editor: Admin Rembang
CP. 082138221920
Share:

Entri yang Diunggulkan

Pasar Kramat Desa Nglojo Segera Launching

www.serikatpetanirembang.com - Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema ...

Berita Pertanian

Total Pageviews

Label

Gallery Pertanian

Dokumentasi Berita

Postingan Populer