PELAJARAN DARI VIRUS COVID-19 BERBUAH JAMUR JANGGEL

serikatpetanirembang.com - Melihat kondisi negara dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan menetapkan status PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI No 9 Tahun 2020, masyarakat dihimbau agar melakukan pembatasan sosial. Sehingga perlu untuk melakukan kegiatan di rumah.

Atas dasar itu, M Cholil salah satu warga Kemadu Sulang Rembang melakukan aktivitas di rumah dengan cara sederhana dan menghasilkan. Yaitu, dengan memanfaatkan limbah janggel untuk dijadikan jamur. 
Jamur akan muncul dan bisa di petik dalam jangka waktu 14 hari, pas juga dengan arahan ahli medis penanganan Covid-19 yang mana dalam masa 14 hati adalah masa inkubasi virus. Namun, terkait jamur janggel masa ini masuk dalam proses fermentasi.

Jadi kegiatan tersebut, mampu memanfaatkan limbah janggel yang selain untuk pakan ternak atau bahan campur konsentrat juga dapat dimanfaatkan untuk jamur dan menambah income keluarga dalam kondisi negara yang seperti ini #diRumahsaja.


Admin SPI Rembang
Kontak selanjutnya:
M Cholil - Petani - 0857 1239 3891
Share:

#StayHomeButNotSilent : Kampanye Petani Sedunia, Lawan Corona, Tegakkan Kedaulatan Pangan

JAKARTA. COVID-19 telah melumpuhkan dunia. Virus mematikan ini telah mengekspos kerentanan sistem pangan global saat ini yang didominasi oleh pertanian berbasis industri, dan bahaya yang ditimbulkannya terhadap semua bentuk kehidupan.
Menurut Zainal Arifin Fuad, Ketua Departemen Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia, masyarakat dunia harus belajar dari krisis ini, untuk selanjutnya berinvestasi dalam membangun sistem pangan lokal, kokoh, dan beragam.
“Negara harus mulai menerapkan ‘kedaulatan pangan’ melalui pertanian agroekologis yang semakin mungkin dikerjakan dengan adanya reforma agraria sejati. Sekali lagi, keadaan luar biasa yang dihadapi umat manusia saat ini harus memaksa semua negara untuk melindungi dan menjamin hak asasi petani dan rakyat yang bekerja di pedesaan, sebagaimana diartikulasikan dalam Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Rakyat yang Bekerja di Pedesaan (UNDROP) yang, disetujui pada 2018,” papar Zainal yang juga anggota Komite Koordinasi Internasional (ICC) La Via Campesina (Gerakan Petani Internasional) di Jakarta pagi ini (03/04).
Zainal memaparkan, pandemik ini mengingatkan kita akan perlunya memiliki sistem kesehatan masyarakat yang kuat, yang selama bertahun-tahun dilumpuhkan secara sistematis oleh pemerintah demi privatisasi. Ini juga telah mengungkap wajah asli para penjual laba – agribisnis, perusahaan farmasi dan perusahaan transnasional lainnya yang mencari peluang bisnis di masa-masa sulit ini.
“Sementara itu, jutaan dari kita – petani kecil, produsen makanan skala kecil – terus memproduksi pangan dan memberi makan orang-orang, menjamin pasokan pangan nasional dan kedaulatan pangan,” tegasnya.
“Kita terus melakukan kegiatan ini – bertani – bahkan ketika berada dalam karantina, pembatasan aktivitas dan jam malam, dengan menghormati keanekaragaman hayati dan melalui produksi agroekologi. Kita tetap berusaha membangun kehidupan di atas tanah dan bumi kita sebagai prioritas, mendistribusikan hasil-hasil tani melalui membangun pasar-pasar lokal yang lebih berkeadilan,” sambungnya.
Zainal menjelaskan, sebagai anggota La Via Campesina, SPI turut serta dalam kampanye #StayHomeButNotSilent, kampanye petani global melawan covid-19 dengan tetap menegakkan kedaulatan pangan.
“Kampanye ini juga sekaligus memperingati Hari Perjuangan Petani Internasional yang setiap tahunnya diperingati pada 17 April,” tegasnya.
Zainal melanjutkan, sebagai satu kesatuan La Via Campesina, kami prihatin dengan kondisi pekerja pertanian dan para migran, yang beroperasi di bawah kondisi kerja yang berbahaya dan tanpa akses yang memadai ke layanan kesehatan atau tindakan keselamatan yang relevan. Anggota La Via Campesina di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika menuntut agar pemerintah mereka merespons dengan cepat dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan sebagian besar masyarakat dan tidak hanya “memberikan stimulus bagi para kapitalis coronavirus”.
“Kami tidak ingin langkah-langkah ekonomi yang menguntungkan para elit seperti yang mereka lakukan di masa lalu dengan menebus bank dan bisnis untuk “menyelamatkan ekonomi”. Kami menuntut keadilan bagi kaum tani dan sektor-sektor tertindas di dunia. 17 April 2020 ini, kami menyerukan kepada seluruh petani sedunia untuk waspada terhadap semua jenis oportunisme dalam krisis global ini,” paparnya.
Galang Solidaritas !
Zainal menyampaikan, La Via Campesina akan terus mengungkap bahaya kapitalisme dan konsekuensinya, yang menyebabkan terjadinya krisis politik, sosial, ekonomi dan kesehatan. Keadaan kelas pekerja perkotaan dan pedesaan yang miskin menjadi semakin genting dengan penyebaran COVID-19 dan dampak ekonomi selanjutnya.
Karena itu, masyarakat dunia perlu mengambil momen ini, membangun solidaritas dan aliansi kelas, antara daerah pedesaan dan perkotaan. Aliansi antara sektor masyarakat yang rentan, produsen dan konsumen pangan skala kecil adalah suatu keharusan untuk mempromosikan perdagangan yang adil, makanan sehat. Selama krisis ini, kita harus mengekspos dan mengecam kebijakan ekspansionis berbasis laba dari perusahaan transnasional,” katanya.
Zainal melanjutkan, di saat krisis seperti terungkap bahwa hubungan manusia satu dengan lainnya adalah yang, dibandingkan sistem ekonomi dunia yang kapitalis.
“Kita berjanji untuk tetap di rumah sekaligus berjanji untuk tidak tinggal diam. Sekaranglah saatnya untuk melakukan perjuangan kreatif dari dalam batas-batas pertanian dan rumah kita. Mari kita berjanji untuk mengkonsumsi makanan dari koperasi dan komunitas petani lokal, dan bukan dari transnasional! Pergi ke pasar lokal, beli langsung dari produsen dan toko tetangga kita dengan tentunya tetap berikhtiar menjaga jarak demi kesehatan,” tutupnya.

Sumber: https://spi.or.id/stayhomebutnotsilent-kampanye-petani-sedunia-lawan-corona-tegakkan-kedaulatan-pangan/

Share:

Gandeng Petani Kecil Untuk Amankan Stok Pangan Melawan COVID-19

JAKARTA. Serikat Petani Indonesia (SPI) menyayangkan sikap Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) yang mendorong dilakukannya impor 11 bahan pangan dalam mengantisipasi wabah Virus COVID-19.
Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) SPI Agus Ruli Ardiansyah menegaskan, pemerintah dalam hal ini harus bertindak konstitusional, yakni mengacu kepada ketentuan peraturan perundang-undangan terkait impor pangan yang hanya dimungkinkan apabila pangan nasional tidak mencukupi dan terbatasnya waktu untuk mengantisipasi ketersediaan pangan.
“Kita tahu bahwa COVID-19 akan berdampak pada sektor pangan Indonesia, akan tetapi pemerintah harus berhati-hati, jangan mengeluarkan kebijakan yang melanggar ketentuan di dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 12 tentang Pangan” ujarnya di Jakarta pagi ini (23/03).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto diketahui telah memberi instruksi kepada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto untuk membuka seluruh Persetujuan Impor (PI) pangan 11 komoditas, di antaranya adalah beras, gula, daging sapi, daging kerbau, bawang putih, dan jagung.
SPI dalam hal ini berpandangan bahwa jangan sampai kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi COVID-19 justru mengabaikan pangan yang diproduksi oleh petani.
“Kita harus belajar dari kejadian di masa lalu. Efek dari penanggulangan krisis ekonomi 1998 salah satunya adalah terbitnya izin impor beberapa komoditas pangan secara ugal-ugalan. Hal ini berimbas kepada terpuruknya petani pangan Indonesia” sambung Agus Ruli.
Agus Ruli menerangkan, SPI berharap rencana pemerintah untuk impor pangan mengantisipasi COVID-19 tidak dijadikan alasan untuk membuka sektor pangan kita lebih luas lagi kepada pasar. Sebaliknya Pemerintah harus mengalokasikan dana darurat untuk penanggulangan COVID-19 di Indonesia pada penguatan sistem pangan yang tidak tergantung dari pasar pangan global. Salah satunya adalah dengan memosisikan petani kecil dan pertanian keluarga petani sebagai produsen pangan di suatu negara.
Agus Ruli Ardiansyah
"Kita masih punya waktu untuk mengantisipasi ketersediaan pangan di dalam negeri untuk beberapa waktu ke depan. Pemerintah dapat memberikan insentif ataupun stimulus terhadap petani kecil sebagai produsen pangan dalam negeri, mengingat jumlah petani kecil di Indonesia yang mayoritas. Hal ini diharapkan dapat mendorong produksi hasil pertanian dari petani maupun keluarga petani sehingga dapat memenuhi permintaan dalam negeri dan antisipasi terhadap kelangkaan pangan yang terjadi,” tambahnya.
Selain itu, Agus Ruli juga melihat Pemerintah, melalui kementerian dan badan terkait untuk berkoordinasi lebih baik lagi dalam memastikan ketersediaan pangan.
“Terlebih lagi pemerintah sudah merilis kebijakan satu data mengenai Pangan. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah, sehingga kebijakan yang diambil tidak merugikan para petani kecil”
Kontak selanjutnya:
Agus Ruli Ardiansyah – 0812 7616 91871

Sumber: https://spi.or.id/gandeng-petani-kecil-untuk-amankan-stok-pangan-melawan-covid-19/

Share:

Lawan COVID-19 dengan Menegakkan Kedaulatan Pangan

serikatpetanirembang.com, Jakarta - World Health Organization (WHO) telah menyatakan coronavirus disease 2019 atau covid-19 sebagai pandemi internasional pada 11 maret 2020. Menyusul Tiongkok, kondisi ini mendorong beberapa negara seperti Italia, Spanyol, dan negara-negara lainnya mengambil tindakan isolasi atau lockdown untuk mencegah masifnya penyebaran virus covid-19. Dalam konteks Indonesia, data per 18 maret 2020 mencatat terdapat 227 orang yang positif virus covid-19 yang tersebar di 8 provinsi.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia (SPI) Agus Ruli Ardiansyah mendorong pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi dampak dari virus covid-19 terhadap sektor pangan. Kebijakan isolasi yang dilakukan negara-negara yang terdampak covid-19 juga berimplikasi pada laju ekspor-impor bahan pangan, namun sebaliknya mulai memprioritaskan pada kebutuhan dalam negeri.
“Pemerintah sebelumnya telah menyatakan akan mengalihkan anggaran/dana pembangunan infrastruktur untuk dialokasikan pada penanganan virus covid-19. SPI berpandangan pengalihan dana tersebut juga harus mencakup pada penguatan sistem pangan yang tidak tergantung dari pasar pangan global,” kata Agus Ruli di Jakarta pagi ini (18/03).
Agus Ruli menjelaskan, hal ini dapat dilihat dari beberapa kebutuhan pangan di Indonesia seperti kacang kedelai, gula, gandum, bawang, sampai dengan beras, yang masih bergantung pada impor dari negara-negara yang saat ini terkena virus covid-19.
“Dalam situasi terburuk, virus covid-19 dapat memicu terjadinya kelangkaan bahan-bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya, mengingat tidak tersedianya bahan pangan yang diproduksi dari dalam negeri, sampai dengan penutupan akses impor untuk memproteksi dengan alasan keamanan pangan (food safety),” paparnya.
Zainal Arifin Fuad, Ketua Departemen luar negeri DPP SPI menambahkan, dengan melihat dampak dan efek domino dari covid-19 sebagai pandemi internasional, SPI kembali mengingatkan pemerintah Indonesia tentang konsep ‘kedaulatan pangan’ untuk menghadapi situasi akibat wabah maupun bencana berkepanjangan menjadi relevan.
“Untuk kebijakan jangka panjang, prasyarat-prasyarat utama kedaulatan pangan, seperti “pangan untuk pangan dan tidak sekadar komoditas yang diperdagangkan” dan “pembatasan penguasaan pangan oleh korporasi”, “pengutamaan produksi pangan dalam negeri”, “pertanian rakyat dalam merumuskan kebijakan pangan dan pertanian”; semua itu sebenarnya sudah sesuai dengan apa yang dimandatkan di dalam Undang-Undang (UU) Pangan no.18 tahun 2012, UU no. 19 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan petani (UU Perlintan), UU Hortikultura no.13 tahun 2010, UU no.18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan hewan, dan UNDROP (Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan rakyat yang bekerja di pedesaan).
Zainal menambahkan, hal ini tidak terlepas dari rapuhnya sistem pangan suatu negara apabila menggantungkan diri pada distribusi atau rantai pasok global yang berorientasi kepentingan pasar dan rentan akan spekulasi. Sementara itu untuk kebijakan jangka pendek, SPI mendesak Pemerintah untuk memberikan insentif terhadap petani kecil sebagai produsen pangan dalam negeri sebagai stimulus menghadapi potensi kelangkaan pangan.
“Hal ini sesuai dengan konsep kedaulatan pangan, yang memposisikan petani kecil dan pertanian keluarga petani sebagai produsen pangan di suatu negara” tutup Zainal yang juga anggota Komite Koordinasi Internasional La Via Campesina (Gerakan Petani Internasional).
kontak selanjutnya:
Agus Ruli Ardiansyah – 0812 7616 91871
Zainal Arifin Fuad – 0812 8932 1398
Sumber: https://spi.or.id/lawan-covid-19-dengan-menegakkan-kedaulatan-pangan/
Share:

Padi MSP di Grobogan

Agung bersama Anak di lahan Sawah Padi MSP Tawangharjo Grobogan
serikatpetanirembang.com, Grobogan - Nampak sumringah wajah Agung bersama anaknya di area sawah padi MSP desa Tawangharjo Grobogan Jawa Tengah.

Padi tersebut untuk kebutuhan benih ke depan agar bisa kami sebar luaskan ke Petani. Kalau yang untuk pangan, kebetulan sudah kami panen kemarin, "papar Agung.
MSP kepanjangan dari Mari Sejahterakan Petani. Salah satu Penemunya adalah Prof.Ir. Surono Danu,  pria gondrong dengan rambut putih kelahiran Cirebon. Varietas lokal tersebut merupakan benih lokal unggul yang ditemukan dari perkawinan pejantan Dayang Rindu dengan betina Si Sekam kuning dan Si Sekam putih.
Benih MSP sudah menyebar di penjuru negeri, termasuk di Grobogan. Salah satu pengembangnya adalah Bripka Agung yang kebetulan juga Anggota Polri dinas di Polres Grobogan. Sistem yang dipakai dengan menerapkan pendekatan alami, " tutur Agung.
Rata-rata, usia tanam padi MSP selama 105-115 hari dengan kemampuan hasil 9 hingga 13 ton/ha. Bahkan di Tuban, bisa mencapai 14,8 ton/ha. Semua itu tergantung dari kemampuan Petani dalam merawat serta menerapkan teknologi yang baik dan selaras, " pungkas Agung.


Admin SPI Rembang
Share:

FILOSOFI KANGKUNG

serikatpetanirembang.com - Berikut filosofi tanaman kangkung.

FILOSOFI KANGKUNG
Luruo galihe kangkung
Nulisa tanpa papan ing papan tanpa tulisan
Mibera kaya tapak kuntul melayang
Mengko sira bakal ketemu ning nang nung
Artinya:
Carilah batang kangkung
Menulislah tanpa papan tulis di atas papan tanpa tulisan
Bergeraklah seperti bayang-bayang bangau terbang
Nanti kau akan mendapatkan kebeningan, ketenangan, dan keberhasilan.
Kangkung adalah salah satu jenis sayuran yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Memang benar bahwa Allah tidak menciptakan alam semesta ini dengan sia-sia. Bahkan sayur kangkung pun mengandung suatu makna yang dapat kita jadikan sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari. Petuah di atas mengandung makna yang merupakan kunci suskes sebagai berikut:
1. Carilah batang kangkung
Kalimat ini menyarankan agar kita memperhatikan dan mempelajari batang Kangkung. Sayur Kangkung mempunyai keunikan bila dibandingkan dengan sayur-sayuran lainnya seperti Bayam atau Daun Singkong khususnya pada bagian batang daun. Batang Kangkung di dalamnya berongga, kosong dan tidak berisi. Sementara batang sayur Bayam dan Daun Singkong berisi atau padat. Batang yang kosong ini merepresentasikan hati yang kosong. Hati yang kosong adalah hati yang selalu ikhlas.
2. Menulislah tanpa papan tulis di atas papan tanpa tulisan.
Setelah kita mengikhlaskan hati, maka tetapkanlah tujuan, cita-cita, atau pecapaian yang ingin diraih. Papan tanpa tulisan yang dimaksud adalah hati. Jadi menulis di atas papan tanpa tulisan berarti menetapkan tujuan yang ingin dicapai dalam hati, yang tidak lain adalah niat. Niat harus berlandaskan pada hati yang ikhlas.
3. Bergeraklah seperti bayang-bayang bangau terbang.
Langkah sukses berikutnya adalah berusaha mewujudkan cita-cita atau tujuan yang telah diniatkan. Berusaha yang disarankan di sini adalah usaha dengan kekuatan seperlunya tanpa harus dipaksakan sehingga mengakibatkan stress. Seperti halnya bangau yang terbang perlahan tapi pasti dan penuh kesabaran berputar-putar di udara sambil mengintai mangsa yang merepresentasikan tujuan yang akan dicapai. Berusahalah dan serahkan hasilnya kepada Yang Maha Memberi, tidak perlu stress atau bahkan saling sikut untuk menjatuhkan orang lain.
4. Nanti kau akan mendapatkan kebeningan, ketenangan, dan keberhasilan.
Kita tentu tidak asing lagi dengan buaian seorang ibu kepada bayinya dengan penuh kasih sayang agar bayinya itu tidur, nang ning nung ning nang ning nung. Ternyata buaian sederhana ini mengandung doa yang sangat luar biasa. Nang adalah singkatan dari kata tenang, ning singkatan dari kata bening, dan nung adalah dari kata dunung yang berarti menjadi atau berhasil. Jadi, nang ning nung merupakan suatu doa seorang ibu agar anaknya menjadi orang yang berpikiran dan berhati jernih, dapat hidup dengan tenang dan meraih keberhasilan.
Pada tulisan berikutnya, kita akan melihat rahasia lain dibalik doa nang ning nung ini yang akan semakin membuka mata kita betapa tanah air Indonesia mempunyai akar budaya yang begitu adi luhung.
Sumber: The Science & Miracle of Zona Ikhlas (Erbe Sentanu)


Admin SPI Rembang
Share:

Cuaca Rembang Hari ini 5 Maret 2020


serikatpetanirembang.com - Berikut informasi cuaca Jawa Tengah khususnya Rembang hari ini kondisinya berawan. Berlaku 12 jam kamis 5 maret 2020 mulai 07.00 WIB - 19.00 WIB.

Menurut BMKG II Ahmad Yani - Semarang, umumnya cuaca berawan, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi pada pagi sampai menjelang siang kecuali Jateng bagian timur. Potensi hujan berpotensi lama dan kadang diikuti intensitas hingga lebat terutama di Pesisir selatan dan Solo Raya bagian selatan (Wonogiri dan sekitarnya).


Admin SPI Rembang
Share:

Cabai Terkena Lalat Buah, Segera Atasi!!!

serikatpetanirembang.com - Mengutip perbincangan diskusi dalam Group WA Pertanian Alami, terkait tanaman cabai.

Assalamualaikum wr wb. Ijin tanya bpk2. Saya punya tanaman Cabe., bagaimana cara mengatasi/ mengendalikan Penyakit Patek agar tdk menyerang Parah. Mksh sblmnya," ungkap Subhan Abshari.

Alaykum salam, biasanya patek marak musim gini, ada foto buah & tanamannya," jawab Heri Sleman.

Lalu, Subhan Ashari kirimkan gambar.
Tanaman sehat, patek bukan efek jamur tapi ada faktor lain. Coba cek buah yg utuh ada yg spt di suntik jarum menghitam. Klo ada itu karena lalat buah, kondisi tanaman sehat gitu," papar Heri.

Daunnya awalnya menguning lama lama menjalar ke batang dan akhirnya layu keseluruhan.. begitukah Pak..?" Tanya anggota lain atas nama Dwi Hermawan.

Kemudian, Subhan mengirim gambar dengan mengucap "awalnya begini", seperti gambar.
Menurut Heri, itu Lalat buah mas. Itu klo di kupas ada magotnya (anak LB/lalat buah). Coba bersihkan buah yg sdh rusak jauhkan dari lokasi budidaya. Kemudian pasang perangkap lalat buah di luar area budidaya. Spray tanaman dgn pesnab rutin 3 hari sekali.

Kemudian Heri, mengidentifikasi gambar buah dengan lingkaran biru bahwa itu seperti suntikan hitam dan benar karena lalat buah. Seraya berkata kapada Subhan "itu yg saya maksut mas".
Utk pesnab apa pak obatnya, " tanya Subhan.

Pesnab bebas yg jenengan punya apa, semua bisa di pakai, " jawab Heri.

Coba pake asap cair interpal 3 hari dosis 200ml/16l, tapi amati barang x terjadi daun menguning, dosis dikurangi, " tambah Uri Nur Hidayat Petani asal Cirebon.

Admin SPI Rembang

Istilah:
Pesnab = Pestisida nabati
Magot   = Anak lalat buah
LB          = Lalat buah
PA          = Pertanian alami

Share:

Foto Dokumentasi Tanaman Manggis

serikatpetanirembang.com - Dokumentasi foto tanaman Manggis.



Share:

Foto Dokumentasi Kopi

serikatpetanirembang.com -Dokumentasi foto tanaman kopi







Share:

SOLUSI CEPAT; Mau Tanam Padi, Tapi Bibit Sudah Mati atau Tua

serikatpetanirembang.com - Banyak Petani yang sudah membuat winehan pari "bibit padi" untuk ditanam namun bibit terlanjur kering dan tua akibat curah hujan yang rendah. Jangan patah semangat, berikut solusi cepat yang dilakukan beberapa petani.
Dua hari berturut-turut, wilayah Rembang dan sekitar diguyur hujan. Baru bisa mengolah lahan, sedangkan winehan pari (bibit padi) sudah mati atau tua. Solusi yang kami lakukan dengan cepat adalah dengan memesan wineh dari daerah lain, bisa Pati ataupun Demak," ungkap Kustadi petani asal Tanjung kidul Sulang.
Wineh ini didatangkan dari Demak. Cukup pesan 1 hari sebelumnya, wineh langsung sampai ke lokasi. Harga satu iket wineh sebesar Rp 3.500,- sampai lokasi," tambah Kustadi dengan riangnya.


Admin SPI Rembang

Share:

Dokumentasi Padi Galur Baru 67Hst

serikatpetanirembang.com - Tanaman padi muncul galur baru. Usia tanaman 67 hari. Pembudidaya Kusnan, SPI Tuban Jawa timur.

Admin SPI Rembang
Share:

Pernyataan Maaf Oleh Maimun dan Mahmudi Kepada Pokdakan Mandalika Agung Tireman Rembang

serikatpetanirembang.com - Mediasi antara Pokdakan Mandalika Agung Desa Tireman dan Maimun A Hanan (KKMD) Rembang beserta Mahmudi di Tireman Rembang tepatnya lokasi tambak Pokdakan.

Pernyataan sikap dan maaf tersebut terkait statement dan tulisan "Kerusakan Hutan Mangrove Akibat Limbah Tambak Udang di Tireman Rembang" yang mendeskreditkan Petani tambak udang. Khususnya Pokdakan Mandalika Agung Tireman Rembang oleh Maimun A Hanan dan Mahmudi.

Pihak Maimun menyatakan mencabut pernyataan bahwa limbah tambak udang merusak kawasan hutan mangrove di Tireman Rembang. Berikut video pernyataan sikap dan maaf kepada pihak Pokdakan Mandalika Agung;

Hal sebaliknya dilontarkan oleh Iwan, Andi, Santoso bersama Pokdakan Mandalika Agung. Justru, dari limbah dari tambak udang ini merupakan POC (pupuk organik cair) karena dalam air kolam tambak sudah kita lakukan proses fermentasi melalui bakterisasi dengan menggunakan probiotik mikro organisme. Jadi air sangat aman dan menjadikan air menjadi baik untuk ekosistem magrove," ungkap Andi.

Tambah Santoso yang juga Petani tambak udang kedua di Tireman ini, menyatakan bahwa hasil dari limbah udang selain untuk kebaikan ekosistem mangrove, juga baik untuk makanan bandeng. Jadi banyak Petani tambak bandeng yang memesan limbah yang dari tambak udang. 

Terimakasih untuk Mbah Agus, Pak Santoso, Mas Rif'an, Mas Iwan, Mas Andi, Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Rembang serta Warga Tireman khususnya Pokdakan Mandalika Agung. Terimakasih atas kebesaran hatinya," ungkap Mahmudi.


Admin SPI Rembang
Share:

Kondisi Hutan Mangrove di Tireman Rembang

serikatpetanirembang.com - Jum'at 14/02/2020, Pelaksana harian KKMD (Kelompok Kerja Mangrove Daerah) Maimun A Hanan, melakukan observasi di kawasan hutan mangrove desa Tireman Rembang. Observasi dilakukan terkait ekosistem mangrove.



Lokasi kawasan hutan mangrove sebelah timur Jety yang dibangun oleh PT. RBSJ, tepat berada di utara SPBU Desa Tireman kecamatan Rembang. Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Jateng nomor 24 tahun 2019, kawasan ini merupakan bagian dari KEE (Kawasan Ekosistem Esensial) yang menjadi target pemulihan ekosistem mangrove," tutur Maimun.

Kawasan ekosistem esensial merupakan kawasan yang dilindungi dan dikelola berdasarkan prinsip-prinsip konservasi sebagaimana yang dianut dalam pengelolaan kawasan hutan konservasi.



Menurut Maimun, banyak tanaman mangrove yang rusak dan mati. Belum tahu kemungkinan yang pasti rusaknya mangrove karena kami baru sebatas observasi biasa dan di lokasi banyak timbunan sampah serta cairan," ungkapnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan pihak DLH (Dinas Lingkungan Hidup) kabupaten Rembang dan sekretariat KKMD Provinsi," tutup Maimun.


Admin SPI Rembang

Share:

ISTILAH PERTANIAN

serikatpetanirembang.com - mungkin saja masih banyak kita belum mengerti istilah pertanian yang sering disingkat ataupun dalam bahasa ilmiahnya. Berikut sedikit perbendaharaan istilah-istilah dalam pertanian yang sering digunakan.

Ajir: batang yang berfungsi sebagai penyangga/tempat bersandar/merambat tanaman atau bisa juga berfungsi sebagai penanda, misalnya: batas petak, baris tanaman

Aklimatisasi: tahap perlakuan penyesuaian lingkungan tumbuh tanaman setelah dari persemaian ke tempat pembesaran

Alelopati : senyawa kimia yang dikeluarkan tumbuhan untuk menghambat pertumbuhan atau bahkan membunuh tumbuhan lain.

anak cabang : tunas baru pada cabang

ARANG SEKAM : sekam yang di bakar


Asam Abscisat (ABA) adalah penghambat pertumbuhan merupakan lawan dari gibberellins: hormon ini memaksa dormansi, mencegah biji dari perkecambahan dan
menyebabkan rontoknya daun, bunga dan buah. Secara alami tingginya konsentrasi asam abscisat ini dipicu oleh adanya stress oleh lingkungan misalnya kekeringan.

Auksin :
- hormon pertumbuhan pemacu akar
- zat aktif dalam system perakaran. Senyawa ini membantu proses pembiakkan vegetatif. Pada satu sel auxins dapat mempengaruhi pemanjangan cell, pembelahan sel dan pembentukan akar. beberapa type auxins aktif dalam konsentrasi yang sangat rendah antara 0.01 to 10 mg/L.

BAKTERISIDA : obat untuk membunuh hama tanaman yang di sebabkan oleh bakteri

bakteri nitrifikasi: bakteri-bakteri tertentu yang mampu menyusun senyawa nitrat dari amoniak yang berlangsung secara aerob di dalam tanah. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap

BARE-ROOT :salah satu metode yang digunakan dalam memudahkan transportasi tanaman yang dilakukan dengan membiarkan akar tanpa media

Bedengan: tanah yang ditinggikan dari sekitarnya untuk tempat tumbuh tanaman

BG : black giant (jenis adenium arabicum)

Bibit: semua bagian tanaman yang digunakan untuk perbanyakan/ perkembangbiakan

BLT = bantuan langsung tanaman


Bonsai ......> pohon yang diberi bentuk dan ditanam dalam pot yang dangkal

caudex :
- bonggol : akar yang membesar
- kalo di dunia sikas, harga ditentukan oleh diameter caudex per cm (di Indo) atau per inch (di barat).
misal: ence horridus per cm caudex nya 750rb. kalo diameter bonggolnya 3 cm, maka harganya 750rb x 3 = 2,25jt.


chokkan : batang pokok tegak lurus (5 gaya dasar bonsai)

cocopeat :
- sebuk sabut kelapa / cacahan sabut kelapa
- akar lembut kayak sabut kelapa


Coring: metode dalam budidaya rumput yang digunakan untuk memperbaiki aerasi hamparan rumput dengan melubangi hamparan dengan mata pisau berbentuk batang berlubang atau sendok

cucu cabang : tunas baru pada ranting

cutting : batang yang di potong kemudian di tanam


Cytokinins merangsang pembelahan sel, pertumbuhan tunas, dan mengaktifkan gen serta aktifitas metabolis secara umum.pada saat yang sama cytokinins menghambat pembentukan akar. oleh karenanya cytokinin sangat berguna pada proses kultur jaringan dimana dibutuhkan pertumbuhan yang cepat tanpa pembentukan perakaran. secara umum konsntrasi cytokinin yang digunakan antara 0.1 to 10 mg/L

C/N ratio : perbandingan karbom (C) & N dalam suatu bahan

DC : diamond crown (jenis adenium arabicum)

DESERT ROSE : mawar gurun
dolomit = sodaranya dedemit , dipake buat ngasemin tanah (meningkatkan ph tanah). bentuknya kayak kapur.

Dormansi: tahap dimana benih/bibit/bahan perbanyakan berhenti tumbuh karena lingkungan tumbuh yang tidak sesuai(masa istirahat)

Dosis: takaran pupuk atau pestisida yang diberikan seluruhnya per satuan luas lahan

Drainase: sistem pembuangan air tanah atau air permukaan baik melalui cara alami maupun buatan

dwarf : pendek, kerdil ( perlakuan pada tanaman)

Eksplan: Bagian / Bahan tanaman yang digunakan untuk ditanam secara kultur jaringan.

embrionik = kemampuan sel2 tanam untuk terus membelah

Embryophyta = tumbuhan tak berpembuluh (lumut2an)

entres :
mata tunas diambil dari cabang yang tumbuh keatas (tunas air), yang merupakan cabang-cabang muda dari bagian yang telah dewasa.

Ethylene merupakan senyawa unik dan hanya dijumpai dalam bentuk gas. senyawa ini memaksa pematangan buah, menyebabkan daun tanggal dan merangsang penuaan. Tanaman sering meningkatkan produksi ethylene sebagai respon terhadap stress dan sebelum mati. Konsentrasi Ethylene fluktuasi terhadap musim untuk mengatur kapan waktu menumbuhkan daun dan kapan mematangkan buah.

ES : extreme shock ( graft sekali jalan pada adenium)

fotosintesis atau asimilasi karbon ialah proses pengubahan zat – zat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil menjadi zat organic karbohidrat dengan bantuan cahaya.

FUNGISIDA : obat untuk membunuh hama tanaman yang di sebabkan oleh fungi / jamur

GB : golden bell (jenis adenium arabicum)

GC : goldencrown (jenis adenium arabicum)

GEN : informasi genetik yang di miliki oleh setiap individu

gelcin : gelombang cinta (anthurium)

Gibberellin :
- hormon pertumbuhan pemacu bunga & buah
- turunan dari asam gibberelat. Merupakan hormon tumbuhan alami yang merangsang pembungaan, pemanjangan batang dan membuka benih yang masih dorman. Ada sekitar 100 jenis gibberellin, namun Gibberellic acid (GA3)-lah yang paling umum digunakan.

Grading: kegiatan memodifikasi permukaan tanah dengan mengurangi dan atau mengisi permukaan tanah asli

grafting :
- menggabungkan batang suatu tanaman dengan batang tananman lain yang sejenis.
- penyatuan dua kultivar yang masing2 membawa bekal sel tersendiri


Gulma: tumbuhan pengganggu tanaman utama atau tumbuhan yang bernilai negatif atau tidak dikehendaki kehadirannya.

hama : wereng, penyakit / gangguan pada tanaman

hand pollynation : perkimpoian silang sejenis yang di sengaja

han kengai : batang pokoknya tumbuh setengah mengelantung (5 gaya dasar bonsai)

HERBISIDA : obat untuk membunuh hama tanaman yang di sebabkan oleh tanaman pengganggu

Hibridisasi : Penyerbukan antara tanaman homosigot

HPT: Hama dan Penyakit Tumbuhan

HST = Hari Setelah Tanam

HYBRID : hasil persilangan dari 2 species

Hydroseeding: metode penanaman rumput dengan cara menyemprotkan campuran benih rumput dan air dengan nozzle pada lahan persemaian. Campuran tersebut bisa ditambah pula dengan pupuk dan mulsa

INSEKTISIDA : Obat untuk membunuh hama tanaman yang di sebabkan oleh binatang yang keliatan oleh mata

INTERNODE : mata tunas yang ada di batang/bekas daun yang rontok

nge-jin
guna nya membuat karakter poon bonsai menjadi tua dan terkesan karakter kuat

K : kalium

KALUS : suatu jaringan yang tersusun oleh sel-sel terdediferensiasi yang umumnya dihasilkan oleh jaringan yang luka atau kultur jaringan pada media yang berisi auxin tertentu

kengai : batang pokoknya mengelantung seperti air terjun (5 gaya dasar bonsai)

KHZ : kho hin zon (jenis adenium arabicum)

kimera = tanaman yang memiliki satu sifat

Kloroplas sebagai bahan dasar fotosintesis memiliki energi dari sinar matahari disimpan lalu diubah menjadi molekul dan glukosa

kompos = pupuk organik

Kompot (Compot): Pot/wadah tanaman yang berisi lebih dari dua individu tanaman(Community pot)

kristata ........> kelainan yang terjadi "pecah" pada pucuk tunas,

Kultur jaringan: metode atau teknik mengisolasi jaringan, organ, sel dan menumbuhkannya dalam lingkungan aseptik sehingga berkembang menjadi tanaman sempurna.

leaching = proses pencucian atau penguapan ion

LL = Laboratorium Lapangan

media padat : media yang mudah menyimpan air

media porous : media yang gak menyimpan air terlalu banyak

Mistmaker ; Alat untuk membuat kabut buatan

mixed crop/tumpang sari = suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dan waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman

MOL : mikro organisme lokal (starter kompos buatan sendiri dari bahan organik)

MOTHER PLANT : pohon indukan

mutasi ........> perubahan bentuk daun, keriting, mengecil, menyempit, dsb


N : nitrogen

Naungan: atap, penutup bidang atas tanaman untuk mengurangi atau menutup sama sekali dari pencahayaan

nitratasi = Oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat

nitrisasi = Oksidasi amoniak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit

nursery : kebun bibit / tempat menanam tanaman muda

obesum : kamboja jepang

okulasi :
Penempelan Mata Tunas : merupakan teknik perbanyak tanaman yang dilakukan secara vegetatif/Okulasi mrpkn menempel mata tunas tanaman ketanaman lain.

OPT: Organisme Pengganggu Tanaman

OTS = Olah Tanah Sempurna

P : phospat

PASMAL : pasir malang
pasir malang = pasir yg gede2, tapi ndak segede bata. umumnya dipake buat media sikas.


PBN : petch ban na (jenis adenium arabicum)

Pendangiran: kegiatan menggemburkan tanah sekaligus mengendalikan gulma

perbanyakan secara generatif .......> perbanyakan secara seksual
penyerbukan antara kelamin alat jantan dan alat kelamin betina

Perbanyakan secara vegetatif .......>perbanyakan secara aseksual
perbanyakan diluar perkimpoian misal : setek, cangkok, grafting, okulasi, perundukan, penyusuan, pemisahan anakan,

Pestisida: sebutan umum untuk bahan kimia pengendali organisme pengganggu tanaman

PH Tanah = tingkat keasaman atau basa tanah

Pisau sudip = pisau yg d gunakan buad menstek, okulasi, dan mencangkok tanaman

plant : tanaman / tumbuhan

Plantagar ; Jenis pupuk yg terbuat dari sari/ampas rumput laut.

Planter box: wadah tanaman massal

PLANTET : Anakan tanaman yang telah lengkap memiliki organ daun, batang dan akar hasil kultur jaringan
PMK : petch muang khong (jenis adenium arabicum)

PNW : petch na wang (jenis adenium arabicum)

POC = Pupuk Organik Cair

POG = Pupuk Organik Granol

pollen : benang sari/ serbuk sari / pejantan

Polyamines mempunyai peranan besar dalam proses genetis yang paling mendasar seperti sintesis DNA dan ekspresi genetika. Spermine dan spermidine berikatan dengan rantai phosphate dari asam nukleat. Interaksi ini kebanyakkan didasarkan pada interaksi ion elektrostatik antara muatan positif kelompok ammonium dari polyamine dan muatan negatif dari phosphat.
Polyamine adalah kunci dari migrasi sel, perkembangbiakan dan diferensiasi pada tanaman dan hewan. Level metabolis dari polyamine dan prekursor asam amino adalah sangat penting untuk dijaga, oleh karena itu biosynthesis dan degradasinya harus diatur secara ketat.

Polyamine mewakili kelompok hormon pertumbuhan tanaman, namun merekan juga memberikan efek pada kulit, pertumbuhan rambut, kesuburan, depot lemak, integritas pankreatis dan pertumbuhan regenerasi dalam mamalia. Sebagai tambahan, spermine merupakan senyawa penting yang banyak digunakan untuk mengendapkan DNA dalam biologi molekuler. Spermidine menstimulasi aktivitas dari T4 polynucleotida kinase and T7 RNA polymerase dan ini kemudian digunakan sebagai protokol dalam pemanfaatan enzim


P2BN = Peningkatan Produksi Beras Nasional

PPC = Pupuk Pengkap Cair

P3A = Perkumpulan Petani Pemakai Air

program akar : membentuk/membuat akar sesuai keinginan

program cabang : membentuk/membuat cabang sesuai keinginan

pruning : pemangkasan

PTT = Pengelolaan Tanaman Terpadu

pupuk = bahan kimia atau organisme yang berperan dalam penyediaan unsur hara bagi keperluan tanaman secara langsung atau tidak langsung.

PUTS = Perangkat Uji Tanah Sawah

PUTK = Perangkat Uji Tanah Kering

RCN : rachine pan dok (jenis adenium arabicum)

repotting :
- menanam ke dalam pot.. biasanya sekalian ganti media
- pemindahan taneman dari pot yang sudah padat akarnya ke pot yang lebih besar

Rootballing: salah satu metode yang digunakan dalam memudahkan transportasi tanaman yang dilakukan dengan membungkus bola akar beserta media tumbuhnya


S : sulfur

saprotan : sarana produksi pertanian

sedimen = endapan

seed : biji, benih

seedling : bibit

seedpod : tanduk biji : buah pada adenium yang berbentuk melengkung

sekam = kulit padi

Selfing : penyerbukan pada tanaman berumah satu.

semigami: kelainan yang disebabkan oleh pembuahan abnormal

shakan : bentuk batang pokoknya agak miring (5 gaya dasar bonsai)

sitokinin : hormon pertumbuhan pemacu cabang & tunas


SL = Sekolah Lapangan

Spermatophyta = tumbuhan berbiji

Spike : Tangkai bunga

Sphagnum Moss ; Salah satu jenis campuran media tanam

split......> pemisahan anakan, pemotongan batang, guna perbanyakan tanaman

SRI = System Rice of Intensification

STANG : tangkai


STARTER : mikroba yang di campurkan dalam bahan pembuatan kompos untuk
mempercepat pengomposan

Steger: struktur penyangga tanaman (biasanya untuk jenis pohon)

Stek: bagian vegetatif dari batang tanaman yang akan berakar untuk membentuk tanaman baru

stigma : putik / tempat pollen di taruh dalam hand pollination

stomata = mulud daun
letag stomata d daun bagian bawah
jadi pada saat kita menyiram tanaman
semprot d bagian bawah daun

stres air : perlakuan pada tanaman dengan cara di siram air yang banyak
kemudian di biarkan tanpa di siram dalam rentang waktu tertentu

sucker ........> anakan dalam ordo cycadales (sikas)

tabulampot : tanaman buah dalam pot

tachiki : batang pokok tegak dan berliku-liku (5 gaya dasar bonsai)

TAIKAM : pupuk kandang dari kotoran kambing

TAISAP : pupuk kandang dari kotoran sapi

TAMER : tanah merah

Tanah (soil): tubuh alam yang berasal dari hancuran batuan dan bahan organik

Tanaman Transgenik: tanaman yang direkayasa genetik menjadi tanaman baru dengan gen2 pembawa sifat yang berbeda dati tanaman asal. Itungannya kayak mutasi genetik yang direkayasa gitu.

Thrips ; Jenis hama tanaman. biasanya menyerang daun dan bunga yg awalnya menjadi keperak-perakan hingga menjadi kekuning2an (karat).
Topdressing: tindakan menebarkan campuran tanah secara tipis dan merata ke permukaan hamparan rumput untuk mendapatkan hamparan yang halus dan rata dengan mengisi ruang antar stolon, memperbaiki dekomposisi dan menimbun stolon atau tunas dalam tindakan perbanyakan vegetatif

TOT = Tanpa Olah Tanah

Tracheophyta = tumbuhan berpembuluh

tracking : menarik batang, cabang & ranting sesuai posisi yang diinginkan

TRAINER : perawat / pembentuk tanaman sehingga tanaman menjadi lebih baik
(biasanya untuk tanaman bonsai)

Training: Tindakan pengaturan tumbuh tanaman agar sesuai yang diinginkan

Transgenik: perubahan genetik.

TREATMENT : perlakuan / perawatan pada tanaman secara khusus

TS : thaisoco (jenis adenium arabicum)

uh = unsur hara

variegata ........> kelainan warna daun yang menyimpang dari warna aslinya (abnormal)

varietas = suatu populasi tanaman dalam satu spesies yang menunjukkan ciri berbeda yang jelas

varietas hibrida = adalah tipe kultivar yang berupa keturunan langsung dari persilangan antara dua atau lebih

VUB = Varietas Unggul Baru

VUTB = Varietas Unggul Type Baru

VUTW = Varietas Unggul Tahan Wereng

wiring : membentuk / mengarahkan batang, cabang & ranting dengan di liliti
kawat khusus

Zat perata/perekat : merupakan suatu senyawa kimia yang berfungsi untuk
memberikan penetrasi suatu insektisida/fungsida
/bakterisida/pupuk cair ke bagian permukaan tanaman,

ZPT: Zat Pengatur Tumbuh
Share:

Entri yang Diunggulkan

Pasar Kramat Desa Nglojo Segera Launching

www.serikatpetanirembang.com - Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema ...

Berita Pertanian

Total Pageviews

Label

Gallery Pertanian

Dokumentasi Berita

Postingan Populer