PADI LOKAL UNGGUL

serikatpetanirembang.com - Tanaman hasil budidaya Kusnan SPI Tuban telah dipanen. Padi ini masih belum bisa disebar secara massal, karena masih galur F3. 

Tanaman ini masih diuji Kusnan selaku pemerhati benih lokal. Anakan bisa sampai 50 produktif.
Baru bisa dikembangkan diluar daerah, manakala sudah memasuki galur F6, papar Kusnan.

Admin SPI Rembang

Share:

JAJANAN KHAS TRADISIONAL GEMPOL

serikatpetanirembang.com - Terdapat Gempol, Pertolo, Gethuk merupakan kuliner jajanan khas Jawa Tengah. Masing-masing terbuat dari bahan yang ditanam Petani. 
Gempol, pertolo, serabi, nogosari, bugis, dumbek merupakan jajanan khas yang terbuat dari tepung beras. Sedangkan jajanan yang terbuat dari bahan dasar singkong yaitu gethuk, gemblong, sredek dan masih banyak lagi.
Proses pembuatan jajanan tidak rumit hanya saja butuh kesabaran. Namun, jika ingin menikmati jajanan langsung saja hampiri warung kuliner tradisional yang berada di alun-alun Rembang depan masjid agung. Pembuat sekaligus penjualnya adalah Bu Karyono warga Sidowayah Rembang. 
Selamat mencoba.


Admin SPI Rembang
Share:

DUWET

serikatpetanirembang.com - Duwet atau jamblang adalah sejenis pohon buah dari suku jambu-jambuan. Tanaman ini tersebar di Asia tropis dan subtropis. Mampu hidup dikondisi tanah yang kurang subur hingga diketinggian 1800 mdpl.

Buah Duwet memiliki rasa sepat san manis yang kaya akan vitamin A dan C.

Kegunaan

  1. Baik bagi pencernaan sekaligus mengatasi sembelit.
  2. Menjaga kesehatan tulang dan gigi.
  3. Mengatasi Anemia karena membantu pembentukan sel darah merah.
  4. Menyehatkan mata.
  5. Mengatasi batuk.
  6. Biji duwet aman dikonsumsi penderita diabetes karena dapat menurunkan kadar gula dalam darah.
  7. Dapat dimanfaatkan untuk obat pusing dan sakit kepala.
  8. Meningkatkan nafsu makan.
  9. Menjaga kesehatan jantung dan limpa.
  10. Menangkal radikal bebas dan kanker.
Semoga bermanfaat.

Admin SPI Rembang

Sumber: 
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jamblang

https://www.google.com/amp/s/www.idntimes.com/food/dining-guide/amp/pinka-wima/10-khasiat-rahasia-buah-jamblangduwet-yang-sering-diabaikan-orang

Share:

PELEM GADUNG REMBANG

serikatpetanirembang.com - Pelem istilah masyarakat jawa khususnya di Rembang dalam menyebut buah mangga.

Produktifitas pelem atau mangga di Rembang  cukup besar. Berbuah sekali dalam setahun bahkan di wilayah kecamatan Sluke bisa berbuah 2 hingga 3 kali. Buah ini, memiliki cita rasa manis berpadu asam dengan khas yang legit. 

Terdapat beberapa jenis mangga atau pelem di Rembang. Diantaranya ada pelem kuweni, bapang, golek, keong, kopyor, manalagi, dan tak ketinggalan adalah pelem gadung.

Pelem gadung memiliki keunggulan daging tebal berbalut rasa manis. Pelem gadung asal Rembang, sangat banyak Peminatnya dan sudah terkenal karena khas rasa yang dimiliki.

Sekitar tahun 1990'an, pada masa awal pemerintahan Bupati Wakhidi Riyono penanaman pelem berbagai jenis khususnya gadung mulai digalakkan secara serempak (pelemisasi). Karena, terdapat pembagian bibit secara gratis kepada masyarakat Rembang, papar Abdul Azhim Petani asal Sulang.

Penamaan pelem gadung, bisa dikaitkan dengan warna hijau, ukuran dan bentuk sebesar daun umbi gadung.


Admin SPI Rembang



Share:

TERASI MBAMBUT ORIGINAL

Hasil akhir curah Terasi 

serikatpetanirembang.com - Moro merupakan daerah pesisir yang berada di Pantura kota Demak. Seperti daerah pesisir yang lain, mayoritas masyarakat setempat berprofesi sebagai Nelayan.

Musim kali ini, tangkapan mbambut atau rebon kecil cukup melimpah. Selain dijual ikan segar, para Perempuan juga mengolah mbambut menjadi terasi. Terasi merupakan bumbu masak yang terbuat dari tumbukan mbambut atau rebon kecil.
Proses pertama pengeringan

Setelah kering ditumbuk

Hasil setelah dua kali proses pengeringan

Produk Terasi masyarakat Moro Demak, masih berbentuk curah. Harga curah dari Terasi Mbambut ini berkisar 70rb/kg. Dijamin original dan membuat masakan semakin sedap. 

Video proses produksi Terasi Mbambut bisa ditonton di channel https://youtu.be/wiocpX-Uu8s

Untuk pemesanan bisa melalui Cp/WA 0821 4698 6814 an. DEWI.

Admin SPI Rembang


Share:

Kembang Kempis

serikatpetanirembang.com - Bunga dalam masyarakat jawa disebut dengan kembang. Karena memiliki keindahan bentuk warna dengan memiliki ciri khas aroma masing-masing, bunga sering digunakan dalam istilah jawa, termasuk Kembang Deso

Kembang deso, adalah istilah penamaan untuk perempuan yang berasal desa setempat. Istilah kembang juga diadopsi dalam menamakan berbagai jenis olahan makanan misalnya kembang gulo dll.

Selain itu juga diadop dalam keseharian, termasuk kembang turu(bunga tidur) yaitu mimpi, kembang kempis (keadaan yang tidak stabil), kembang lambe (bunga mulut) pembicaraan, awak kembang (menandakan kondisi badan yang baik/hoki).









Share:

KECUBUNG

serikatpetanirembang.com - adalah kecubung, tanaman yang sudah mulai langka ditemukan. Diperkirakan tanaman ini pertama kali difungsikan untuk obat-obat pada abad kesepuluh.

Kecubung tumbuh di tempat yang beriklim panas dan di budidayakan di seluruh belahan dunia karena khasiat yang dikandungnya dan juga untuk tanaman hias. Pertama kali diperkenalkan oleh Linnaeus pada tahun 1753, tetapi secara botani masih belum tepat mengenai gambaran dan penjelasan tentang kecubung. 

Kecubung "Datura metel" merupakan tumbuhan berbunga anggota suku "Solanaceae" yang masih sekerabat dengan "datura", tumbuhan hias dengan bunga berbentuk terompet besar.

Selain berbunga, tanaman ini juga memiliki buah dengan bentuk bulat. Dalam buahnya, terdapat biji yang mengandung alkoloid yang berefek halusinogen.


sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kecubung
Share:

RAGAM BUDIDAYA JUMPUT

serikatpetanirembang.com - Sungguh anugerah terindah hidup di negeri surga gemah ripah loh jinawi " Indonesia" dengan karunia bumi air dan musim yang beragam.

Salah satu desa di Rembang, terdapat desa dari sekian banyak desa yang dikarunia bumi yang subur serta sumber mata air yang cukup. "Sidorejo" atau yang lebih dikenal "Jumput" ini salah satunya. 
Musim kemarau yang begitu ekstrim, segala tanaman mampu hidup dengan subur dan hijau. Terdapat beberapa tanaman yang didokumentasikan serikatpetanirembang.com, yaitu melon, kangkung, terong hitam, kacang panjang, pisang dan banyak lagi termasuk cabai, tomat, kacang hijau dan padi.



Admin SPI Rembang
Share:

SAWAH JERO PAMOTAN

serikatpetanirembang.com - Area sawah ini berada di jalur Rembang Pamotan. Jenis komoditas yang dibudidayakan mayoritas adalah tanaman padi. 

Cukup unik, karena lahan sawah disini tak mengenal musim. Entah itu musim hujan ataupun kemarau. Padi disini tumbuh subur. Dalam satu tahun, Petani desa Pamotan termasuk pula desa Sidorejo mampu tanam 2 hingga 3 kali dalam setahun.
Komplek persawahan ini terkenal dengan "sawah jero", karena lahan ini irigasi dari sumber atau mata air Mudal.

Masyarakat sekitar juga memanfaat aliran mata air dengan budidaya ikan. Mayoritas ikan yang dibudidayakan adalah ikan lele.

Admin SPI Rembang
Share:

BUAH NANGKA

serikatpetanirembang.comNangka terutama dipanen buahnya. Daging buah yang kuning menandakan buah sudah matang dan seringkali dimakan dalam keadaan segar, dicampur dalam es, dihaluskan menjadi minuman (jus), atau diolah menjadi aneka jenis makanan daerah: dodol nangka, kolak nangka, selai nangka, nangka-goreng-tepung, keripik nangka, dan lain-lain. Nangka juga digunakan sebagai pengharum es krim dan minuman, dijadikan madu-nangka, konsentrat atau tepung. 

Biji nangka, dikenal sebagai "beton", dapat direbus dan dimakan sebagai sumber karbohidrat tambahan. Bisa juga sebagai pelengkap menu kolak.

Nangka banyak tersebar di kawasan tropik khususnya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia negeri surga. Diyakini berasal dari India wilayah Ghats bagian barat.

Admin SPI Rembang

sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Nangka

Share:

POHON TRENGGULI DI KEMADU

pohon Trengguli di Kemadu Sulang

serikatpetanirembang.com - Musim kemarau yang terik, terpantau suhu siang ini 33-34°C. Dari jauh mata memandang, kami melihat pohon yang masih hijau rindang diantara pepohonan jati dengan daun berguguran. 

Segera kami hampiri pohon tersebut sembari istirahat di bawah naungan. 

Trengguli, begitu masyarakat Kemadu Sulang menamakannya. Pohon ini memiliki batang keras, bunga kuning yang indah, memiliki polong, serta daun kecil dan lebat.

Kegunaan

Trengguli ternyata pohon keras dengan banyak manfaat. Petani Samsu dan Joko Kemadu brang wetan menceritakan bahwa, sebelum karbit ditemukan masyarakat telah menggunakan daun dari pohon Trengguli untuk memeram buah seperti mangga, pisang, jambu, alpukat, nanas dsb.
polong buah Trengguli

Ungkap Joko, buah yang dieram menggunakan daun Trengguli dengan posisi daun di atas buah dan tertutup. Hasil yang didapat adalah buah dengan masak dan warna yang sama rata. Prosesnya sekitar 5 hari, vuah akan masak. Kalau sekarang dengan karbid, dengan proses yang lebih singkat antara 2-3 hari.

Selain daun, ternyata polong buah Trengguli, bunga Trengguli, kulit batang, batang hingga akar, ternyata multiguna.

Dari beberapa sumber yang didapat, ternyata rebusan akar Trengguli bisa difungsikan sebagai antibiotik, obat kulit juga pembersih luka dan bisul, penurun demam hingga untuk obat kencing manis. Tentu harus sesuai arahan dokter atau ahli di bidang farmasi.

Daging dari polong buah yang coklat juga dapat difungsikan sebagai obat, karena mengandung hidroksimetil antrakinon.
Batang Pohon Trengguli

Selain obat, pohon Trengguli juga bisa dimanfaatkan kayunya. Untuk perabot kerajinan dll.

Admin SPI Rembang
Share:

AKAR JAWI TURUT MERIAHKAN HARI SANTRI 2019

Debby pelanggan produk "Akar Jawi" dan "Omah Jamu Iqtaja"

serikatpetanirembang.com - Dalam peringatan Hari Santri Nasional 2019, provinsi Jawa Tengah menggelar berbagai acara di Rembang.

Salah satu acara pembuka Hari Santri Nasional 2019 ini adalah pameran produk unggulan UMKM dan produk Ponpes dari berbagai daerah di JawaTengah.

Menurut pantauan, terdapat 70 stand UMKM Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) serta stand Santri dari berbagai daerah.

Ida (Dinkop Rembang) bersama Ummi Salamah (Akar Jawi)

Salah satu produk unggulan Rembang yang unique berbahan alami adalah produk minuman serta kosmetik "Akar Jawi" dan omah jamu "Iqtaja".

Harga produk ini cukup bervariatif, berkisar 6 ribu hingga 15 ribu Rupiah. Produk ini hasil produksi olah tangan Ummi Salamah yang berasal dari Jumput Sidorejo Pamotan Rembang.

Admin SPI Rembang

kontak selanjutnya:
Ummi Salamah - Owner Akar Jawi - 0821 3736 4401


Share:

Kementan Luncurkan Varietas Baru Benih Cabai

Varietas baru benih cabai merah, Carvi Agrihorti. (Tri Junari/Ayobandung.com) 


Lembang, serikatpetanirembang.com - Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan varietas baru benih cabai merah diberi nama Carvi Agrihorti. Varietas cabai karya peneliti Balitbangtan ini memiliki keunggulan tahan hama dan mampu beradaptasi di dataran medium hingga tinggi. 

Selain tahan terhadap serangan hama atau virus belang, potensi hasil cabai varietas ini cukup tinggi, yakni mencapai 21-23 ton per hektare saat dipanen pada umur 95 hari. 

"Secara morfologi, bentuknya tak terlalu besar tapi cukup panjang yaitu 13 centimeter. Kemudian memiliki warna yang cerah dan mengkilap, ujung cabainya runcing serta rasa pedas lebih tinggi dibanding jenis cabai lainnya," kata peneliti Balitbangtan, Ifa Manzilla saat Diseminasi Hasil Perakitan Varietas Cabai di Balitsa Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (15/10).

Dengan hadirnya varietas cabai unggulan ini, dia melanjutkan, diharapkan bisa meningkatkan produktivitas cabai nasional mencapai 20 ton per hektare dari saat ini yang baru sekitar 8,82 ton per hektare. 

"Kalau untuk industri saus cabai, Cavri cocok digunakan untuk bahan itu," terangnya. 

Peneliti lainnya, Redy Gaswanto menerangkan, cabai merah Carvi Agrihorti direkomendasikan ditanam saat musim hujan dibandingkan kemarau agar pertumbuhan tanamannya lebih cepat.

"Agar hasilnya lebih optimal, varietas ini baiknya ditanam di musim penghujan. Kalau dilihat dari pohonnya, memang buahnya tidak terlalu banyak, tapi dia keras, pejal dan isi benihnya banyak, tentu ini menguntungkan bagi penangkar benih," ungkapnya.


Dia menuturkan, cabai jenis ini telah diuji keunggulannya oleh Tim Penilai Peneliti Instansi (TP2I) dan dikeluarkan SK sebagai VUB baru pada tahun 2018. Dirinya pun mengklaim cabai Carvi tahan terhadap virus berbahaya, asalkan perawatannya dilakukan dengan benar.

"Daya tahan untuk varietas ini lebih lama yakni mencapai dua minggu, sepekan lebih lama daripada varietas cabai lainnya," ucapnya. 

Saat ini, pihaknya tengah melakukan diseminasi terhadap ibu rumah tangga, pedagang maupun petani untuk menerima umpan balik atau respon terkait cabai tersebut.  

"Kami berharap VUB ini bisa menjadi referensi dan berkontribusi terhadap swasembada cabai nasional," jelasnya.

Artikel ini sudah Terbit di AyoBandung.com, dengan Judul Kementan Luncurkan Varietas Baru Benih Cabai, pada URL https://m.ayobandung.com/read/2019/10/15/67015/kementan-luncurkan-varietas-baru-benih-cabai

Penulis: Tri Junari
Editor : Dadi Haryadi
Share:

KEUNGGULAN BENIH PADI HITAM VARIETAS PARE PULU LELLENG MASYARAKAT ADAT KAJANG

serikatpetanirembang.com - Dari paparan Petani masyarakat adat Kajang Sulawesi Selatan, mengungkapkan beberapa keunggulan benih padi hitam varietas pare pulu lelleng adalah tahan hama, tahan musim kemarau walau kekurangan air serta panjang malai buah.

Usai tanam 90 - 100 hari.

Benih ini, belum ada yang pernah jual. Namun benih ini, mampu di tanam di luar wilayah Kajang.
Share:

SIKLUS KEBUTUHAN NUTRISI PADI HITAM VARIETAS PARE PULU LELLENG

serikatpetanirembang.com - Berikut siklus kebutuhan nutrisi padi varietas Pare Pulu Lelleng di Masyarakat adat Kajang Sulawesi Selatan.

Masa persemain Benih
7 - 18 hari

N  : 0
P   : 1 sdm
K   : 1 sdm
Ca : 1 sdm
H.  : 1 sdm
M2 : 1 sdm

Masa Pra pertumbuhan
10 - 30 hari setelah Tanam

N.  : 0
P.   : 1 sdm
K.  : 3 sdm
Ca : 1 sdm
H.  : 1 sdm
M2 : 2 sdm
Air laut : 1/2 liter

Masa Pertumbuhan
30 - 60 hari setelah tanam

N.  : 3 sdm
P.   : 1 sdm
K.  : 2 sdm
Ca : 1 sdm
H.  : 2 sdm
M2 : 2 sdm

Masa Ngidam
60 - 80 hari setelah Tanam

N.  : 1 sdm
P.   : 3 sdm
K.  : 2 sdm
Ca : 2 sdm
H.  : 2 sdm
M2 : 0

Masa Berbuah
80 hari sampai panen

N.  : 0
P.   : 2 sdm
K.  : 1 sdm
Ca : 3 sdm
H.  : 2 sdm
M2 : 0
Air laut : 1/2 liter
Share:

Entri yang Diunggulkan

Pasar Kramat Desa Nglojo Segera Launching

www.serikatpetanirembang.com - Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema ...

Berita Pertanian

Total Pageviews

Label

Gallery Pertanian

Dokumentasi Berita

Postingan Populer