KERAJINAN PELEPAH PISANG


SERIKATPETANIREMBANG.COM - Burhanudin merupakan pria anak dua warga Cikalan Pamotan yang memanfaatkan pelepah pisang dengan karya yang lebih manfaat dan bernilai ekonomis. Saat ini ada beberapa karya yang dihasilkan, diantaranya tempat tisu, vas bunga, tempat lampu.

Ada beberapa tips yang dilakukan untuk menghasilkan karya. Proses pertama pemilihan bahan baku dari pelepah pisang dengan mengambil pelepah yang sudah tua. Lalu dibelah menjadi 2 kemudian dijemur diterik matahari hingga mengering. Kemudian membersihkan selaput benang yang tersisa setelah dijemur. Lanjut dengan menggosok pelepah yang kering dengan pemanas biar tekstur dan pelepah menjadi kencang dan lurus agar tidak keriput.

Setelah itu, ambil kertas karton atau sejenisnya guna menempelkan pelepah dengan lem kayu. Kemudian, ketika sudah tertempel baru memotong sesuai pola agar bisa dibuat karya yang diinginkan.

Setelah jadi,proses finising dengan melapisi clear biar tambah motif warna dan kualitasnya.

Proses pembuatan mulai dari awal hingga menghasilkan sebuah karya sampai finishing sekitar 5 hari. Kalau cuaca panasnya mendukung bisa dipersingkat menjadi 2 hari. Selain pemanfaatan pelepah pisang, ada juga karya yang berbahan dasar dari pohon kates/pepaya yang sudah kering.


Pasar yang dijangkau selama ini dengan menerima pesanan dari luar kota. Seperti, Kudus, Magelang dll. Harga persatuan karya sekitar 30 ribuan. Burhan berharap agar karya yang dihasilkan bisa mempengaruhi masyarakat sekitar melalui berdaya bersama. Sehingga, menimbulkan sistem ekonomi kreatif yang kolektif. (Admin SPI Rembang/ 2018)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Total Pageviews

Label

Gallery Kehutanan