Hortimart SPI Rembang

serikatpetanirembang.com - Telah hadir Hortimart SPI Rembang yang berlokasi di utara Pasar Sulang, Rembang.

Hortimart SPI Rembang, hadir atas dasar kepedulian terhadap Petani. Terkhusus menjembatani Petani sebagai Produsen, agar bisa menjual produknya sendiri secara langsung.

Di Hortimart tersedia berbagai aneka jenis hasil horti seperti cabai, kubis, wortel, sawi, seledri, tomat, bawang serta kelapa dan degan. Untuk harga tak perlu khawatir, dijamin lebih terjangkau.

Bagi Petani yang mau jual hasil panen secara langsung juga bisa. Baik dengan jumlah besar maupun kecil. Karena kami juga berjejaring dengan Pasar Horti di beberapa kota di Jawa Tengah.

Admin SPI Rembang

info selanjutnya:

Mahmudi - SPI Rembang - 082138221920
Hendro - Management Hortimart - 085200033912




Share:

Mitos Telor Pithek Jowo

serikatpetanirembang.com - Ayam kampung merupakan ayam liar, yang biasanya dipelihara tanpa menggunakan kandang atau tempat khusus. Maka, ayam kampung atau pithek jowo akan mengkonsumsi makanan yang ada di sekitar mereka. Contohnya cacing, biji-bijian, serangga, dan bahkan ulat.

Ukuran telor ayam jenis kampung juga lebih kecil dibandingkan dengan telor ayam yang di jual di pasaran. Kira-kira, telor ayam kampung atau pithek jowo punya berat sekitar 27 gram hingga 56 gram per butirnya. Meski lebih kecil, harga telir ayam kampung ini terbilang lebih mahal dibanding telor ayam negeri.
Mitos orang jawa, telor pithek jowo (ayam kampung) mempunyai khasiat yang lebih dibanding dengan telor ayam negeri. Sehingga masyarakat jawa lebih memilih telor pithek jowo dalam beberapa acara tradisi ataupun untuk konsumsi.

Apa sih, yang membuat masyarakat jawa lebih yakin dengan telor ayam kampung?

Kalau dilihat dari nutrisi; Jelas beda. Pada jumlah 80 gram sampai 100 gram telor ayam ras negeri mengandung beberapa nutrisi seperti 150 kalori, 12,5 gram protein, 1 gram karbohidrat dan 10 gram lemak. 

Sementara pada telor ayam kampung (pithek jowo) mengandung energi sebanyak 150 kalori, 13 gram protein, 10 gram lemak, dan 1,5 gram karbohidrat. Jika dibandingkan, kandungan protein dan karbohidrat pada telor ayam kampung sedikit lebih banyak ketimbang telor ayam negeri. 

Pada dasarnya, kedua telor tersebut memiliki manfaat yang sama. Namun, ayam kampung (pithek jowo) menghasilkan telor yang mengandung vitamin E dan lemak yang jumlahnya 2 kali lipat lebih banyak dibanding ayam biasa. Vitamin E dan lemak baik untuk kesehatan jantung dan meningkatkan kekebalan tubuh, fungsi penglihatan, fungsi otak, hingga kesehatan jantung.

Selain itu cara memelihara ayam juga menjadi pengaruh dari seberapa banyak kandungan gizi di masing-masing telor ayam. Ayam kampung (pithek jowo) punya gizi lebih tinggi. Karena, pakannya terbuat dari bahan-bahan alami seperti tanaman hijau, hewan serangga dan ayam kampung mendapatkan udara alami lebih banyak.

Berbanding terbalik dengan ayam negeri yang diternakkan di suatu ruangan, dan makannya pun diatur dan diolah sedemikian rupa oleh Peternak. Hasilnya, kandungan gizi di dalamnya memang cukup tapi tidak berlebih seperti ayam kampung (pithek jowo).

Maka dari itu, mitos masyarakat jawa lebih mengutamakan untuk mengkonsumsi telor pithek jowo (ayam kampung).

Apa itu mitos?
Mitos secara luas dapat mengacu kepada cerita tradisional.

Admin SPI Rembang


https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/kandungan-telur-ayam-kampung/amp/


Share:

Keberuntungan Petani Cabai

serikatpetanirembang.com - Harga cabai melambung ke harga 60 hingga 80rb di masing-masing daerah. Cabai jempling juga beranjak ke level 50rb/kg.

Hal demikian, disebabkan karena jumlah ketersediaan cabai yang relatif kecil sedang permintaan konsumen melambung tinggi. Sehingga terjadi ketidakseimbangan antara jumlah pasokan dan permintaan.

Admin SPI Rembang
Tini - Cabai Sulang - 089509242533

Share:

Membanggakan! Serikat Petani Indonesia Mewakili Petani Sedunia, Pidato di Forum Pertanian di Markas Besar PBB di New York

Zainal Arifin Fuat bersama Qu Dongyu Dirjen FAO periode 2019 - 2023
NEW YORK. Zainal Arifin Fuat, pria asal Madiun, mewakili petani sedunia dalam sebuah forum pertanian terbesar di dunia. Forum tersebut bertajuk Dekade PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) untuk Pertanian Keluarga (2019-2029) di kantor pusat PBB, di New York, Amerika Serikat, Selasa kemarin (16/07). Dalam forum tersebut Zainal diposisikan sejajar dengan Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu.
Dalam forum tersebut, Pria yang Ketua Departemen Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat (DPP) Serikat Petani Indonesia (SPI) ini menyampaikan agar PBB sukses dengan mencapai target “Sustainable Development Goals” sangat penting bagi PBB dan FAO (Badan Pangan Dunia) untuk terus mempromosikan pertanian berbasis keluarga kecil yang menggunakan sistem agroekologis.
“Sistem pertanian agroekologis menuntun petani kecil untuk bertani secara berdaulat, meninggalkan ketergantungan terhadap input-input kimia yang tidak menyehatkan, dan tentunya lebih ramah lingkungan,” kata Zainal.
Zainal melanjutkan, agar Dekade PBB untuk Pertanian Keluarga ini berhasil dan maksimal dijalankan wajib disinkronkan dengan Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Masyarakat yang Bekerja di Pedesaan yang baru disahkan tahun lalu, yang inisiatifnya berasal dari SPI.
“Pengakuan, pemenuhan, dan perlindungan hak-hak asasi petani dan masyarakat yang bekerja di pedesaan yang terkandung dalam Deklarasi PBB itu akan menjadi dasar norma dan indikator keberhasilan untuk implementasi agenda Dekade Keluarga Pertanian PBB,” tegasnya.
Zainal menambahkan, hak atas tanah, hak atas air, hak atas benih, hak-hak petani perempuan ketika diakui, ditegakkan, dan dilindungi, adalah solusi untuk tantangan saat ini yang dihadapi sistem pangan dunia.
Share:

Gembili Kemadu Rembang

serikatpetanirembang.com - Gembili merupakan potensi sumber hidrat arang, protein, rendah lemak, kalsium, fosfor, potasium, zat besi, serat makanan, vitamin B6 dan C. Selain itu gembili mempunyai kadar sodium dan indeks glisemik yang rendah.
Gembili mempunyai rendemen tepung umbi dan tepung pati tertinggi (24,28% dan 21,44%) dibanding umbi-umbi lain. Dengan demikian ditinjau dari hasil rendemennya gembili sangat potensial untuk dikembangkan menjadi tepung maupun pati.

Gembili merupakan tanaman pekarangan saja, biasanya untuk batas pekarangan. Umur panennya agak lama, yaitu 7-9 bulan. Isi berwarna putih dan empuk bila direbus atau dikukus. Tanaman pangan ini dapat diolah pula menjadi tepung serta kripik yang tak kalah dengan bahan dari terigu.

Admin SPI Rembang


Share:

Gudang Garam Gandrungi Tembakau Virginia Vo K326

serikatpetanirembang.com - Virginia vo K326 ini dibudidayakan oleh Sariyadi, tepatnya di desa Banggi Kaliori Rembang. Tembakau jenis ini, merupakan bahan baku untuk PT. Gudang Garam, Tbk.
Dalam 20 hari ini, Sariyadi dalam merawat tanamannya mengaku belum pernah mengaplikasikan pupuk sama sekali. Sementara hanya menyiram saja dengan menggunakan air, karena cuaca  dan kondisi tanah yang sangat panas. Besok selanjutnya akan saya siram dengan kocor campur dengan pupuk, papar Sariyadi.

Admin SPI Rembang

Info selanjunya:
Sariyadi - Petani Banggi - 0823 1372 1949
Share:

Panen Awal Tembakau Rembang di Cabeankidul

Ramen bersama Sutami petik daun tembakau
serikatpetanirembang.com - Tanam di bulan april, pertengahan juni sudah mulai petik daun tembakau. 

Sekitar rumah dikelilingi tembakau oleh Ramen bersama Istri Sutami di Cabean Kidul, Bulu. Ramen mengaku ditahun ini menanam seluas 0,5 Ha. Salah satunya berada disekeliling rumahnya. Jadi petik, lalu disimpan agar matang kemudian dirajang di rumah sendiri.
Daun hasil petik (yang kecil daun bawah sedang yang lebar daun ke 5-7)
Hasil tembakau rajang, lalu dikeringkan kemudian disimpan dengan gulungan plastik. Tujuannya, agar kelembaban dan aroma tetap terjaga dan menjadi tembakau yang berkualitas.
Hasil rajang kering daun tembakau
Admin SPI Rembang
Share:

Praktik Stek Tanaman Anggur

serikatpetanirembang.com - Yusuf Petani dan ahli tanaman anggur Rembang memberi pengertian dan teknik stek tanaman anggur kepada anak didik dan santri MA Binnur Sulang.

Admin SPI Rembang

info selanjutnya:
Azhim - Petani & Pembina Binnur - 085225 196400
Yusuf - Petani Anggur - 082377 435656

Share:

Azhim Buka Sambutan Dalam Pelatihan Stek Tanaman Anggur

serikatpetanirembang.com - Azhim atau sapaan akrab dengan Gus Azhim memberi sambutan awal sekaligus membuka acara pelatihan stek tanaman anggur bertempat di Aula Binnur Sulang Rembang.

Dalam pembukaan Azhim memberi spirit tentang bertani khususnya budidaya tanaman anggur. Dalam acara dihadiri oleh Yusuf, salah satu Petani yang secara khusus melakukan budidaya anggur.

Admin SPI Rembang
Share:

Kismiati dan Yahmanto

Kusmiati dan Yahmanto sedang memperlakukan tanaman tembakau
serikatpetanirembang.com - Desa Cabeankidul rt03/rw01 kecamatan Bulu kabupaten Rembang, merupakan tempat domisili pasangan suami (Yahmanto) dan Istri (Kusmiati) yang melakukan budidaya tanaman tembakau ditahun 2019 ini. 

Untuk pertama kalinya, pasangan ini turut andil dalam budidaya di lahannya sendiri. Biasanya lahan yang saya miliki ini disewakan dalam musim kemarau. Kali ini kami tanami sendiri, begitu papar Kusmiati. 
Lahan tembakau Pasutri Yahmanto dan Kusmiati di Cabeankidul
Sekitar 6000 populasi tanaman yang mereka rawat dengan penuh kesabaran. Semoga bisa tumbuh baik dan subur, begitu harap sang suami (Yahmanto) dengan senyum penuh semangat.

Admin SPI Rembang
Share:

Tembakau Virginia Voor Oogst K326 Gudang Garam

Budidaya Tembakau Virginia VO K326 di Rembang
serikatpetanirembang.com - Ada sekitar 100 hektar lebih Petani tembakau mulai budidayakan tembakau Virginia VO K326.

Virginia VO K326, merupakan jenis tembakau yang dikeluarkan oleh PT. Gudang Garam untuk bisa dibudidayakan Petani, salah satunya Petani di kawasan Rembang. Tahun ini, sudah mulai banyak yang melakukan budidaya tembakau ini. Meski sudah 3 tahun lalu telah dimulai.
lahan tembakau virginia vo k326 di Sumber Rembang
Benih Virginia VO K326 ini memiliki beberapa perbedaan dengan tembakau Virginia yang lain. Salah satu perbedaannya adalah, ketika daun basah seberat 100kg Virginia VO K326 mampu menghasilkan 13kg tembakau rajang kering. Sedang Virginia yang lain hanya mampu menghasilkan 10kg tembakau rajang kering dengan daun basah yang sama, yaitu 100kg.

Admin SPI Rembang
Share:

Ribuan Hektar Lahan Tembakau Di Rembang

serikatpetanirembang.com - Memasuki kemarau para petani mulai budidaya tanaman tembakau jenis Virginia. Baik kemitraan dengan PT. Sadana Arif Nusa adapula dengan kemitraan lain yang nantinya akan masuk ke Gudang Garam.

Komoditas tembakau di Rembang cukup banyak di gandrungi oleh Petani, karena dirasa mampu mensejahterakan perekonomian mereka.

Menurut pantauan serikatpetanirembang.com, banyak Petani muda yang turut pula dalam budidaya tanaman tembakau di tahun 2019 ini. Bagi Petani, yang penting jaminan pasar baik pasti banyak yang minat dalam budidaya tanaman ini.

Admin SPI Rembang
Share:

Panen Tomat di Laborat Ekologi Tani Binnur

www.serikatpetanirembang.com - Alkhamdulillah sudah panen beberapa kali, ungkap Bahaudin dengan gembira. Setiap sore panen, paginya langsung bawa ke Pasar Sulang dan terima uang 7.500/kg.

Share:

LABORAT EKOLOGI TANI BINNUR SULANG

Diskusi ringan dan santai

www.serikatpetanirembang.com - Sore tadi, beberapa pemuda tani dari sebagian wilayah di Rembang kunjungi laboratorium tani ternak Binnur di Sulang Kulon. Masing-masing mereka tergabung SPI Rembang dalam group WA Rembug Petani Rembang.

Mereka terlihat hangat dan asyik sambil melakukan beberapa kegiatan. Ada yang turut menyiram bedengan, kocor benih, siram tanaman, petik buah tomat sambil diskusi ringan dan sharing ilmu pengalaman.
Kegiatan di Laborat Ekologi Tani Binnur

Lahan ini, merupakan tempat untuk cangkruan bareng dan berkegiatan bersama terkhusus untuk santri/santriwati atau murid MA Binnur yang ingin belajar sekaligus praktik dalam budidaya tanaman. Sekarang ada, beberapa tanaman cabbai, tomat, kenikir, kemangi, kacang panjang, mangga dan masih ada beberapa jenis tanaman, tutur Azhim yang kebetulan sebagai Pembina Laborat dan Kepala MA Binnur Sulang.
Azhim memberi pengertian kepada Santri

MA Binnur, merupakan salah satu sekolah unique yang sangat komit kepada peningkatan skill anak didik baik itu ilmu agama, bahasa arab, kewirausahaan, terlebih dalam bidang pertanian. Saya sebut sekolah unique, karena kebijakan Sekolah yang menggratiskan untuk anak didik. Kemudian tak mengharuskan berpakaian seragam (sarungan boleh asal sopan) dan komit dalam peningkatan skill anak didik. Begitu tambah Mahmudi Ketua SPI Rembang.


Admin SPI Rembang, 2019

info selanjutnya:
Azhim - Petani & Ka. MA Binnur - 0852 2519 6400
Share:

Pangkas Daun Bibit Tembakau

www.serikatpetanirembang.com  - Tembakau merupakan jenis tanaman yang cukup digandrungi sebagian Petani di Kabupaten Rembang. Bagi Petani baru yang belum pernah mengikuti budidaya tembakau, perlu tahu salah satu trik pangkas lebar daun.

Teknik sederhana dengan memotong lebar daun bibit tembakau ini, bertujuan untuk memperlambat laju perkembangan daun bibit sebelum dialihkan ke lahan. Supaya tanaman memiliki perkembangan yang serentak dan sama. Sehingga mempermudah dalam merawat termasuk pemberian pupuk, spray fungi, punggel serta panen.

Selamat mencoba.


Admin SPI Rembang, 2019
Share:

BEDENG BIBIT TEMBAKAU REMBANG

 www.serikatpetanirembang.com - Bedeng bibit tembakau usia 40 HST siap tanam


Share:

LEGITNYA LEGEN TANJUNG

www.serikatpetanirembang.com - Tanjung merupakan salah satu di kecamatan Sulang yang berada disebelah barat daya berbatasaan dengan desa Lambanganwetan yang masuk kecamatan Bulu.

Tanjung sudah terkenal air legen dengan ciri khas rasa manis dibanding daerah lain yang ada juga terdapat pohon bogor. Saking manisnya kebanyakan orang khususnya jawa mengatakan dengan ucapan legit. 
Bertepatan dengan Ramadhan 1440 H ini, ketersediaan air legen masih terbatas. Karena masanya masih mijat belalai yang dapat mengeluarkan air legen. Selain itu juga, Petani menghadapi awal musim kemarau yang sebagian besar melakukan olah tanah untuk persiapan tanam tembakau, palawija dll. Sehingga untuk stok air legennya terbatas, kalaupun ada yang berminat harus pesan terlebih dahulu.

Admin SPI Rembang,2019
Share:

*PIDATO KEMENANGAN CAPRES 01 JOKO WIDODO DIDAMPINGI CAWAPRES KH MA'RUF AMIN DI KAMPUNG DERET, TANAH TINGGI, JAKARTA PUSAT*

21 MEI 2019

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Salam Sejahtera
Om swastiastu
Namo budaya
Salam kebajikan

Kita bangsa Indonesia, patut berbangga, patut berbahagia, patut bersyukur bahwa kita telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa. Dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam berbangsa dan bernegara, dewasa dalam ber-ideologi Pancasila.

Kita bersyukur dan berbangga, bahwa di tengah keberagaman, kita telah dewasa dalam menjaga perdamaian. Dewasa dalam mengelola perbedaan dan dewasa dalam menjaga dan memperkokoh persatuan.Bukti nyatanya adalah, kedewasaan kita dalam berdemokrasi, kemampuan kita untuk menyelesaikan pemilu yang jujur dan adil,  serta pemilu yang penuh perdamaian dan kegembiraan.

Pemilu demi pemilu telah kita lalui dengan penuh kedewasaan. Pemilu yang sekarang ini, saya yakin akan bisa kita lalui secara damai dan sesuai amanat konstitusi kita.

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, rekapitulasi nasional Pemilu Serentak 2019 pada dini hari tadi, rakyat Indonesia telah menentukan pilihannya dalam pileg dan pilpres. Inilah makna hakiki dari rakyat yang berdaulat.

Saya dan Kyai Ma’rif Amin mengucapkan terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada atas kepercayaan yang diberikan kepada kami.

Kepercayaan dan amanah rakyat kepada kami tersebut akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata, untuk seluruh golongan dan lapisan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Setelah dilantik di bulan Oktober nanti, kami adalah Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100% rakyat Indonesia. Kami akan berjuang keras, demi terwujudnya keadilan sosial, bagi seluruh rakyat, bagi 100% rakyat Indonesia.

Marilah kita bersatu padu membangun bangsa dan Tanah Air tercinta demi kedamaian dan kesejahteraan generasi kita, serta generasi anak cucu kita di masa depan.

Terakhir, saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Penyelenggara dan Pengawas Pemilu. Kepada tokoh masyarakat dan juga peserta pemilu, kepada aparat keamanan, serta semua pihak termasuk para saksi yang telah siang malam bekerja dengan tulus demi Pemilu yang jujur dan adil.

Terima kasih,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Share:

Bubur Beras Merah Putih: Wujud Syukur Kepada Tuhan

www,serikatpetanirembang.com - Salah satu panganan khas yang khusus dibuat pada saat merayakan perayaan tertentu adalah  bubur merah putih. Membuat bubur merah putih menjadi semacam ritual perayaan sederhana untuk menyambut kehadiran anak di keluarga Jawa. Makanan tradisi ini juga dibuat sebagai bentuk rasa syukur seseorang atas lahirnya anak dan hidup di dunia.

Setiap tradisi pasti memiliki suatu nilai yang berharga, tidak terkecuali dalam tradisi bubur merah putih yang sarat akan simbol dan makna. Secara implisit, bubur merah putih memiliki makna sebagai lambang kehidupan manusia di dunia, yang awalnya tercipta dari Ibu dan Bapak.

Dalam mitologi Jawa, bubur putih dimaknai sebagai “bibit dari bapak” atau sebagai simbol sperma “darah putih”. Sedangkan bubur merah sebagai simbol bibir dari ibu atau “darah merah”. Keduanya dipersatukan dalam wadah sebagai simbol lahirnya manusia baru.

Filosofi bubur merah putih ini melambangkan keberanian dan kesucian; Merah (simbol dari keberanian) dan putih (simbol dari kesucian). Pada moment pemberian nama, kedua bubur ini merupakan simbol dari harapan keluarga, agar kelak si jabang bayi memiliki sifat berani serta selalu bertindak dan berada di jalan yang benar.

Sesuai namanya, bubur merah putih memang terdiri dari dua jenis bubur berwarna merah dan putih. Tak benar-benar berwarna merah, kata 'merah' sebenarnya berasal dari bahan baku berupa gula merah atau gula Jawa yang menghasilkan warna kecoklatan dengan rasa manis nan gurih. Sedangkan bubur putih tak berbeda jauh dari bubur biasanya, yakni terbuat dari campuran beras, santan, dan sedikit garam yang dimasak hingga mengental.

Beras berupa tepung dipilih sebagai bahan karena padi merupakan produk pertanian yang paling dekat dengan masyarakat Jawa. Sedangkan bubur mengandung simbol, lembut, halus, dan mulus. Terkandung harapan kehidupan akan berlangsung manis, legit, dan mulus seperti rasa bubur merah putih.

Kini bubur merah putih memang tak sepopuler dulu. Meski begitu, bubur tradisional Jawa ini masih tetap menjadi pilihan utama dalam berbagai upacara tradisi seperti acara larung sesaji, simbol ucapan syukur saat panen melimpah dan berbagai acara tradisi lainnya. Selain penuh akan doa dan harapan kepada Tuhan, rasanya yang manis dan gurih serta tekstur lembutnya menjadi salah satu daya tarik bubur merah putih.



Admin SPI Rembang

Share:

Pakan Ayam Joper


www.serikatpetanirembang.com - Pakan merupakan kebutuhan mendasar dalam dunia ternak. Paling tidak 70% pakan harus terpenuhi. Kali ini ada Petani dan Peternak yang kebetulan melakukan budidaya ternak ayam joper.


Amin mengungkapkan, salah satu cara yang dia lakukan dalam memenuhi kebutuhan pakan joper adalah dengan beberapa bahan yang mudah dijempui. Terdiri dari godong kelor, kates ataupun kangkung dengan memilih salah satu dari bahan tersebut. kemudian campur dan aduk dengan katul/pur serta tambahkan pula fermentasi dari rebung bambu ataupun fermentasi jagung.


Tambahnya, dia akui pakan untuk yang dilakukan selama 1,5 bulan ini cukup efektif serta menekan kematian dengan menambahkan imun. Dengan jumlah 100 ekor ayam, hanya 3 ekor saja yang mengalami kematian. Itupun karena kendala yang lain.

(Admin SPI Rembang, 2019)
Share:

Trik Membeli Daging Ayam dan Daging Bebek Berkualitas untuk Masakan Hari Raya


www.serikatpetanirembang.com - Mendekati hari raya Idul Fitri, setiap keluarga biasanya kerap menyiapkan menu masakan yang spesial. Jenis menu masakan dan bahan-bahannya juga kerap dipersiapkan jauh-jauh hari. Apalagi pada moment tersebut, banyak keluarga dan kerabat kumpul.

Biasanya, masakan favorit dan merakyat yang menjadi andalan keluarga saat hari raya tiba adalah lontong opor, ayam goreng, bebek goreng, dan aneka ayam dan bebek geprek lainnya.

Dalam rangka merayakan hari yang penuh fitri, kali ini Serikat Petani Rembang akan berbagi tentang informasi cara mendapatkan bahan masakan di atas, khususnya ayam dan bebeknya.

Bagi yang ingin membeli ayam dan bebek dengan kualitas yang baik, berikut in trik-triknya.

Pertama, belilah daging ayam dan daging bebek yang masih segar, jangan kusam.
Kedua, belilah pada penjual daging ayam dan daging bebek yang sudah anda kenal.
Ketiga, belilah langsung ke peternak ayam dan peternak bebek terdekat.

baca juga: pakan ayam joper 

Dengan tiga trik di atas, semoga akan didapatkan kualitas daging ayam dan daging bebek yang berkualitas baik.

Namun jika Anda tidak sempat membeli ke pasar, Anda tidak usah bingung. Kali ini ada peternak ayam dan peternak bebek yang telah menjadi rekomendasi Serikat Petani Rembang.

Berikut informasi stok ayam dan bebeknya.

Ayam Joper
  • Berat diatas 1 kg, udah bubutan, siap antar  untuk saat  H -7
  • Berat kisaran 0,9 s.d 1 kg, udah bubutan, siap antar mulai sekarang.

Bebek Wek Wek 
  • Berat diatas 1 kg, udah bubutan, siap antar  untuk saat  H -7
  • Berat kisaran 0,9 s.d 1 kg, udah bubutan, siap antar mulai sekarang. 

Anda tidak usah berdesak-desakan di pasar hanya untuk mendapatkan daging ayam dan bebek yang segar. Anda cukup pesan via WA saja, anda akan mendapatkan bahan daging yang berkulitas. Dan tentu saja, harganya cukup terjangkau.

Ingin tahu kisaran harga?
Atau ingin pesan jauh-jauh hari?

Silahkan hubungi wa parter kami,
Bakul Ayam Jawa Super dan Bebek Unggul
Telpon HP / WA +62 852-2542-2538

Reporter: Mahmudi
Penyelaras: Admin SPI Rembang
Editor: Admin SPI Rembang

Share:

UMMI SALAMAH; Peracik Kosmetik Berbahan Alami Asal Sidorejo Jumput

Ummi Salamah saat memberi semangat kepada Pemuda Sidorejo
www.serikatpetanirembang.com - Tak banyak yang tahu, bahwa produk Tradisional khas Rembang "akar jawi" formulatornya berasal dari Kampung Jumput desa Sidorejo kecamatan Pamotan. 

Owner produk Akar Jawi Ummi Salamah mengatakan awal mula ia mengkreasikan Akar Jawi pada 2012. Ketika itu ia memiliki masalah dengan kulit wajahnya yang berjerawat lantaran penggunakan sabun muka berbahan kimia.

"Jerawat saya waktu besar-besar. Kemudian saya bikin ramuan sendiri untuk perawatan wajah saya. Hasilnya, jerawat besar-besar itu hilang," kata dia kepada serikatpetanirembang.com.
Produk Akar Jawi dipamerkan di Taman Budaya Yogyakarta 
Ummi tidak membuat ramuan itu secara asal-asalan melainkan dengan bahan dan takaran yang pas. Ia memiliki pengetahuan untuk meracik bahan alami lantaran kuliah jurusan Farmasi Tradisional Universitas Gajah Madha.

Pembuatan produk Akar Jawi itu pun menjadi sarana mempraktikkan hasil belajar sekaligus menjadi solusi persoalan kulit. Rupanya, produk itu juga digemari masyarakat sehingga ia membuatnya untuk bisa dinikmati masyarakat.

Saat ini Ummi mengembangkan usahanya di Jumput Sidorejo, Pamotan, Rembang, Jawa Tengah. Namun, sebelum itu, ia mengembangkan produk Akar Jawi terlebih dahulu di Sewon, Bantul, DIY. Meskipun telah pindah, DIY tetap berkaitan dengan usahanya lantaran permintaan Akar Jawi di DIY cukup tinggi. Tak hanya dijual di toko, Akar Jawi juga diminati pengusaha salon dan spa.

Produk yang ia sediakan beragam mulai dari masker wajah, lulur, aroma terapi, hingga rempah mandi. Lulur yang disediakan misalnya green tea, lulur putih, sedangkan masker misalnya masker ceker untuk mencegah keriput, masker jerawat.

Setiap bulan, ia memproduksi sekitar 1.000 kemasan dengan harga bervariasi dari Rp5.000 hingga Rp25.000 per kemasan. "Selain dijual di DIY dan Solo [Jawa Tengah], ada juga peminat dari luar Jawa seperti Kalimantan. Mereka beli secara online," kata dia.
Ummi Salamah saat pameran di Taman Budaya Yogyakarta
Tak Instan

Sejauh ini, berdasarkan pengalaman dari pelanggannya, banyak yang cocok dengan produk tersebut. Ia mengedukasi para konsumennya lantaran memakai bahan alami, maka diperlukan proses hingga terlihat hasilnya. "Tidak ada yang instan. Karena banyak juga yang ingin langsung ada hasilnya pada pemakaian pertama," urai dia.


Ia mengklaim produknya tidak membawa efek samping lantaran bahan yang digunakan alami. Ketika konsumen tidak cocok, jika masalah yang dihadapi jerawat, maka jerawat itu masih ada. "Enggak ada efek sampingnya. Kalau enggak cocok ya misal jerawatan ya jerawatnya masih ada. Enggak terus kulitnya jadi hitam atau gimana," tutur dia

Lantaran menggunakan bahan alami, Ummi tak ingin menggunakan kemasan yang tidak ramah lingkungan. Kemasannya pun dilengkapi dengan ziplock sehingga pelanggan tak perlu khawatir produknya tumpah.


Untuk mempromosikan produknya ia memanfaatkan media sosial seperti Instagram @ummiakarjawi atau bisa call/wa 0821 3736 4401. Ia juga kerap mengikuti pameran ataupun bazar agar produknya semakin dikenal masyarakat. Ummi pun senang jika ada pengunjung yang bertanya mengenai produk tersebut. Di saat itulah ia bisa menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai manfaat bahan alami untuk tubuh.

Info selanjutnya:
Ummi Salamah - Owner "Akar Jawi" - 0821 3736 4401
Share:

PEMKOT SEMARANG DAN BBWS PEMALI-JUANA MELALUI SATPOL PP MELANGGAR PERJANJIAN MEDIASI DAN MENGGUSUR WARGA TAMBAKREJO

Suasana Pengungsian warga Tambakrejo bersama Aktivis dan Mahasiswa

Semarang, Ribuan Satpol PP kota semarang dengan pakaian lengkap dan alat berat menggusur warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang tidak mematuhi perjanjian Kesepakatan Perdamaian tertanggal 13 Desember 2018 Antara Warga Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara, Kota Semarang dengan BBWS Pemali-Juana dan Pemkot semarang yang juga di Mediatori Komnas Ham.

Penggusuran yang terjadi tidak dihadiri perwakilan pemerintah baik camat semarang utara, BBWS Pemali-Juana bahkan perwakilan dari Pemkot Semarang juga tidak hadir dan hanya satpol pp dan tidak membuka ruang negoisasi hanya menjawab menjalankan perintah atasan tanpa mendengar alasan warga bertahan seperti tidak punya hati dan perasaan melihat warga tambakrejo menangis histeris kehilangan rumah mereka.

Warga tambakrejo bertahan karena berdasarkan kesepakatan mediasi yang belum dijalankan oleh BBWS Pemali-Juana dan Pemkot Semarang dimana dalam kesepakatan mediasi tersebut diantaranya Lahan sementara yang ada di kalibanger akan disiapkan untuk warga Tambakrejo yang berada di Kali Banger yang diurug sampai saat ini baru 40% dikerjakan dan belum layak untuk di jadikan lahan untuk tempat tinggal.

Selain itu penggusuran yang dilakukan oleh Pemkot Semarang dan BBWS Pemali Juana ini melanggar perjanjian mediasi yang mereka buat bersama warga Tambakrejo .Kewajiban yang seharusnya mereka lakukan terhadap warga sampai saat ini belum dipenuhi , namun mereka telah dengan sadis merobohkan rumah dan tempat ibadah warga. Kesadisan Pemkot dan BBWS melalui alatnya yaitu Satpol tak berhenti sampai disitu,mereka juga menarik, memukul tubuh, menendang kemaluan, mengamankan warga dan mahasiswa yang mempertahankan hak merekka sesuai dengan perjanjian dengan pihak Pemkot semarang dan BBWS.

Melihat kesewenang-wenangan Satpol PP kota Semarang, Pemkot Semarang, dan BBWS Pemali-Juana , Warga Tambakrejo dan Aliansi Peduli Tambakrejo menyatakan :


  1. Mengutuk keras penggusuran yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang
  2. Mendesak pemkot Semarang dan satpol pp kota semarang segera menghentikan penggusuran  Warga Tambakejo
  3. Pemkot semarang dan bbws pemali juana harus bertanggung jawab terhadap penggusuran di tambakrejo
  4. Pemerintah kota Semarang harus menaati kesepakatan yang telah dibuat bersama warga Tambakrejo dan komnas HAM.


Narahubung

  1. Marjuki : 0896-5684-1462
  2. Nico wauran 0857 9912 0425
Share:

Ngabuburit di Pasar Kramat Nglojo Sarang

www.serikatpetanirembang.com - Memasuki bulan Ramadhan yang berkah Pasar Kramat Nglojo buka setiap harinya saat memasuki waktu ngabuburit atau setelah ashar jam 15.00 WIB. Setelah resmi diresmikan oleh Wagub Jateng H. Taj Yasin beserta beserta Bupati H. Abdul Hafidz, Pasar Kramat tak sepi dari pengunjung.

Dari keterangan Cak Moel, Pasar Kramat sangat layak untuk dikunjungi apalagi untuk santai ngabuburit sambil menunggu datangnya waktu berbuka. Karena lokasi yang berada di bawah tegakan pohon besar, sehingga menambah suasana yang adem, sejuk dan nyaman.
Menu dodolan yang tersaji cukup bervariatif. Diantaranya ada sego jagung, ketan, es degan, kopi, jagung godog dan bakar, es dawet, es buah, sate ayam, sosis serta aneka sayur yang sudah matang dan beraneka macam menu lain.

Selain masyarakat Nglojo yang turut meramaikan, Pasar Kramat ramai pengunjung dari desa-desa sebelah yang berada di kecamatan Sarang. Ada yang dari Desa Jambangan, Pelang, Gilis, Gunungmulyo dan Dadapmulyo.

info selanjutnya:

Cak Moel - 0822 4491 7863
Cak Ikhsan - 0823 8669 9029
Share:

Dukung Kebijakan Presiden Jokowi Untuk Segera Tuntaskan Sengketa Tanah Rakyat Dengan Swasta, BUMN, dan Pemerintah

www.serikatpetanirembang.com - JAKARTA. Serikat Petani Indonesia (SPI) mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan sengketa tanah dan konflik agraria antara rakyat dengan pihak swasta, BUMN, dan pemerintah. Ketua Umum SPI, Henry Saragih menyebutkan, instruksi untuk penyelesaian sengketa tanah dan konflik agraria di Indonesia merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh para petani di seluruh Indonesia.

“SPI menyambut baik Rapat Terbatas hari ini mengenai Penyelesaian Konflik Agraria. Ini ditunggu oleh petani, dimana penyelesaian konflik agraria menjadi perhatian dari Presiden,” kata Henry di Jakarta siang ini (03/05).

Menurut Henry, komitmen presiden tersebut dapat diwujudkan dengan implementasi peraturan-peraturan pemerintah, salah satunya Perpres Reforma Agraria No. 86 tahun 2018.

“Dalam Perpres tersebut, disebutkan bahwa penyelesaian konflik agraria ini harus tepat sasaran, yakni melibatkan petani dan seluruh masyarakat yang mengalami konflik agraria, melalui pembentukan gugus tugas yang ada baik itu di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi,” ungkapnya.

Ia menambahkan harus terdapat sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa tanah dan konflik agraria yang ada.

“Harapan kita agar pemerintah daerah, baik itu provinsi dan kabupaten, menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh pusat ini. Karena ini menjadi persoalan di masyarakat dan mendesak untuk segera dituntaskan,” katanya.

Henry Saragih menilai upaya penyelesaian konflik agraria harus dibarengi dengan komitmen pemerintah untuk melaksanakan reforma agraria.

“Melalui penyelesaian konflik agraria dan pelaksanaan reforma agraria, akan mengatasi ketimpangan kepemilikan penguasaan tanah, dimana sebagian besar 60 persen masyarakat yang tinggal di pedesaan menguasai 0,3 hektar. Dengan dijalankannya program reforma agraria, petani-petani yang tidak punya tanah akan punya tanah. Sementara yang memiliki tapi dalam jumlah yang rendah akan bertambah,” paparnya.

Henry menambahkan, oleh karena itu petani di seluruh Indonesia yang tidak punya tanah ataupun yang sedang berkonflik, menyambut gembira kebijakan ini, dan akan mendukung sepenuhnya kebijakan dari pemerintah ini

“Upaya percepatan penyelesaian kasus agraria tersebut merupakan bagian dari realisasi janji presiden Jokowi tahun 2014 (Nawacita) dan RPJMN 2019. Hal ini juga selaras dengan upaya penyelesaian konflik agraria dan implementasi reforma agraria agar diteruskan di periode yang mendatang,” tambahnya.

Sebelumnya dalam Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/5) pagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar kasus-kasus sengketa tanah, baik yang melibatkan rakyat dengan swasta, rakyat dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun rakyat dengan pemerintah segera diselesaikan secepat-cepatnya.

Kontak selanjutnya :
Henry Saragih – Ketua Umum SPI – 0811 655 668

Share:

Cabai Merah Besar Imola Panen ke-19


www.serikatpetanirembang.com - Cabai merah besar (CMB) Imola termasuk komoditas pertanian favorit para petani hortikultura di Indonesia selain cabai rawit. cabai F1 Imola merupakan cabai hibrida yang masuk dalam kategori cabai besar yang memiliki ketahanan terhadap virus kuning dan keriting.

Karakteristik tanaman cabai Imola;
1. Tanaman kokoh, melebar serta banyak percabangan
2. Memiliki buah lebat, ukuran besar dengan panjang lurus dan memanjang
3. Panjang ukuran buah sekitar 16 cm dengan diameter 1,5 cm
4. Panen perdana setelah tanam 85 hari
5. Toleran terhadap penyakit virus gemini, layu bakteri, layu fusarium dan layu phytoptora
6. Satu tanaman rata-rata menghasilkan 2kg buah
Faizhin Abbas petani asal desa Menoro kecamatan Sedan mengaku tanamannya mengalami beberapa kendala pasca tanam, sehingga panen perdana mundur sekitar 10 hari dengan estimasi waktu 75Hst menjadi 85Hst. Salah satu penyakit yang sempat meyerang tanaman cabainya adalah busuk, lalat buah serta patek. Hal tersebut juga diamini oleh Mbah Sri Jadah yang merupakan Ibu dari Abbas saat melakukan panenan ke-19 di lahan tanaman cabai.
Abbas mengaku senang karena tanamannya mampu menghasilkan keuntungan bagi keluarga terlebih dapat menyerap tenaga kerja lingkungan sekitar Gagakan Menoro. Dengan tanam sekitar 7000 populasi tanaman, biaya yang dikeluarkan sekitar 10jt dengan perhitungan tanpa mulsa, anjir dan guludan karena lahan sebelumnya juga ditanami cabai. Panen puncak berada dipanenan ke-8 kali dengan harga kala itu Rp. 25.000,-/kg. Untuk pasarnya nanti ada pembeli yang datang ke rumah untuk mengambil, pungkas Abbas.(Mas Tani/Mah)

info selanjutnya:
Faizhin Abbas - Petani Cabai Menoro - 0813 9076 7476


Share:

Susunan Acara Peresmian Pasar Tradisional Kramat Nglojo

Susunan Acara:
1. Pra acara
     a. Menyanyi (orkes)
     b. Senam bareng
     c. Tari oleh anak SD
2. Prosesi penyambutan
     ceremonial launching pasar
3. Jajan keliling
     Tari orek2
4. Menyanyikan Lagu wajib "Indonesia Raya"
5. Kesenian Margaluyu ( bawah panggung )
6. Sambutan Bupati
7. Tarian oleh Anak 
8. Wisuda PKH (Program Keluarga Harapan) 
9. Sambutan Wakil Gubernur Jawa Tengah
10. Kesenian Patol
11. Pembagian Doorprise (kondisional)
Share:

Wagub Jateng Dan Bupati Rembang Resmikan Pasar Kramat Nglojo Sarang

www.serikatpetanirembang.com - Pasar Kramat tepatnya di desa Nglojo kecamatan Sarang kabupaten Rembang telah resmi dibuka oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz pagi tadi jam 09.45 WIB beserta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin yang sekaligus melakukan prosesi wisuda penerima manfaat program keluarga harapan.
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz

Acara berlangsung sangat meriah karena diselingi dengan bermacam kesenian dan hiburan. Dan tak kalah pentingnya di Pasar Kramat banyak pedagang yang menyajikan sajian khas Sarang. Dari berbagai macam kesenian yang ditampilkan adalah kesenian Patol, Margaluyu serta tari orek-orek secara bergiliran.
antusias pedagang dan pembeli jajanan lokal

Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema budaya dan tradisi masyarakat lokal baik dalam segi kuliner, fashion, penyajian maupun transaksi dalam proses jual beli.

Nama Pasar Kramat diambil dari tempat lapang yang sejuk dan terdapat makam Mbah Maskur yang dianggap sebagai Tokoh pertama yang babat di desa Nglojo dengan sebutan nama kramat. Pasar Kramat desa Nglojo bertujuan untuk mensukseskan progam pemerintah dalam hal pemberdayaan masyarakat desa agar mampu menciptakan kemapanan dan kemandirian ekonomi. 
kesenian Patol

Dengan adanya pasar kramat nglojo diharapkan masyarakat Nglojo bisa mempunyai penghasilan lebih dan bergandengan tangan dalam menata sistem ekonomi berbasis kekeluargaan dan harapannya Pasar Nglojo ini juga bertujuan agar generasi muda lebih mengenal dan mengamalkan tradisi lokal. (mahmudi). 
Share:

Entri yang Diunggulkan

Pasar Kramat Desa Nglojo Segera Launching

www.serikatpetanirembang.com - Pasar kramat Nglojo merupakan suatu pasar wisata tradisional yang mempunyai konsep mengangkat tema ...

Berita Pertanian

Total Pageviews

Label

Arsip Blog

Gallery Pertanian

Dokumentasi Berita

Postingan Populer